- Katie Zacharia meninggalkan jabatan juru bicara Gedung Putih setelah lima hari bertugas.
- Trump mengaku meminta Zacharia mempertimbangkan ulang untuk tetap di jabatan itu.
- Zacharia mengakui kepada Fox News bahwa ia tidak lulus ujian advokat.
Cekricek.id — Juru bicara Gedung Putih Katie Zacharia dipastikan meninggalkan jabatannya hanya sepekan setelah ditunjuk Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Ia hanya bertugas selama lima hari.
Al Jazeera mengonfirmasi bahwa Zacharia tengah “dalam proses transisi keluar” dari jabatan itu, sebagaimana diberitakan Al Jazeera, Jumat (16/10/2026). Fox News melaporkan Trump menyebut tidak terburu-buru mencari pengganti Zacharia.
Sebelumnya pada Jumat, Trump mengatakan kepada wartawan saat meninggalkan Gedung Putih bahwa ia meminta Zacharia mempertimbangkan ulang untuk tetap di jabatan itu.
“Saya rasa Katie tidak seharusnya dibuat menderita seperti yang ia alami di tangan pers,” kata Trump. “Saya bilang kepadanya, ‘Jujur saja, kalau saya jadi kamu, saya akan pertimbangkan ulang. Pikirkan baik-baik.’”
Zacharia menggantikan Karoline Leavitt. Saat mengumumkan penunjukannya, Trump menyebut Zacharia sebagai “seorang pengacara”. Namun, dalam sepekan terakhir muncul pertanyaan apakah lulusan sekolah hukum Universitas Pepperdine itu benar-benar lulus ujian advokat. Dalam wawancara dengan Fox News pada Kamis, Zacharia mengaku tidak lulus ujian tersebut.
Masa jabatannya hanya separuh dari Anthony Scaramucci, direktur komunikasi pada pemerintahan pertama Trump yang bertahan 10 hari.
Koresponden Al Jazeera Kimberly Halkett menilai penunjukan dan pembatalan itu bisa menambah masalah bagi Trump menjelang pemilu sela. “Fakta adanya persoalan kredibilitas besar serta penampilan yang goyah itulah yang menentukan nasibnya,” kata Halkett. “Ini membuat presiden terlihat impulsif pada saat ia sudah dikritik karena kampanyenya dinilai belum benar-benar berada di jalur untuk menang pada November.”















