- Manfaat bulanan minimum Bolsa Familia naik dari 600 real menjadi 691 real mulai bulan depan.
- Menteri Perencanaan Bruno Moretti menyebut inflasi program sejak Maret hingga Agustus mencapai 15,04 persen.
- Kenaikan diperkirakan menelan 5,8 miliar real pada 2026 dan 22 miliar real pada 2027.
- Jajak pendapat Datafolha menempatkan Lula 39 persen dan Flavio Bolsonaro 36 persen pada putaran pertama.
Cekricek.id — Pemerintah Brasil mengumumkan kenaikan 15 persen manfaat program pengentasan kemiskinan Bolsa Familia di Brasilia, Kamis, menjelang pemilihan presiden yang berlangsung Oktober.
Manfaat bulanan minimum naik dari 600 real atau sekitar 116 dolar AS menjadi 691 real atau sekitar 134 dolar AS mulai bulan depan, sebagaimana diberitakan Al Jazeera, Kamis (17/09/2026). Presiden Luiz Inacio Lula da Silva didampingi sejumlah menteri saat mengumumkan penyesuaian program bantuan tunai Bolsa Familia tersebut.
“Ini program yang telah mengubah hidup jutaan warga Brasil,” kata Lula dalam unggahan media sosial. Ia menyatakan penyesuaian itu dimaksudkan untuk mengimbangi dampak inflasi yang naik sejak 2023.
“Ini pendapatan untuk menaruh makanan di atas meja. Ini uang yang beredar di perekonomian. Ini martabat yang lebih besar bagi keluarga Brasil,” ujarnya.
Inflasi program Bolsa Familia tercatat 15,04 persen sejak Maret
Lula menghadapi tekanan dari kenaikan biaya pembayaran utang. Menteri Keuangan Dario Durigan menyatakan anggaran yang berjalan sanggup menanggung kenaikan manfaat itu tanpa memunculkan belanja tambahan.
Menteri Perencanaan Bruno Moretti menambahkan, manfaat tunai yang lebih tinggi memungkinkan warga mempertahankan daya beli di tengah biaya hidup yang naik.
“Inflasi sejak peluncuran ulang program pada Maret hingga Agustus berada di angka 15,04 persen,” kata Moretti.
Kenaikan bantuan itu diperkirakan menelan 5,8 miliar real atau sekitar 1,13 miliar dolar AS pada 2026 dan 22 miliar real atau sekitar 4,27 miliar dolar AS pada 2027. Rumah tangga dengan pendapatan 218 real atau sekitar 42 dolar AS per bulan memenuhi syarat menerima program ini.
Datafolha menempatkan Lula unggul tiga poin atas Flavio Bolsonaro
Lula tengah menghadapi tantangan dari kubu kanan lewat calon presiden Flavio Bolsonaro, putra mantan presiden sayap kanan Jair Bolsonaro. Keduanya sudah memulai kampanye pemilihan presiden Brasil.
Jajak pendapat Datafolha yang dirilis Kamis menemukan Lula meraih 39 persen suara pada putaran pertama 4 Oktober, sementara Bolsonaro 36 persen. Jajak pendapat itu memperkirakan Lula menang tipis atas Bolsonaro dengan 46 persen berbanding 44 persen pada putaran kedua.
Penyesuaian manfaat dibolehkan di Brasil, dan pemerintahan konservatif pada masa lalu juga menaikkannya pada bulan-bulan menjelang pemilihan. Menjelang pemilihan presiden 2022, Jair Bolsonaro menaikkan pembayaran tunai dengan total sekitar 273 miliar real atau sekitar 52 miliar dolar AS pada 2022 dan 2023, menurut analisis kantor berita Reuters.
Bolsa Familia merupakan warisan utama Lula dan Partai Buruh, bagian dari visinya memadukan demokrasi politik dengan kebijakan sosial dan ekonomi yang menyasar kemiskinan serta ketimpangan.
Dalam wawancara yang dimuat surat kabar Brasil, Extra, Durigan menyatakan pemerintah tengah mempertimbangkan usulan keringanan utang untuk mengurangi beban para peminjam.
“Ini soal memungkinkan orang-orang yang hari ini memiliki lebih banyak pekerjaan, lebih banyak pendapatan, dan akses lebih besar ke layanan bermutu untuk memulai lagi,” kata Durigan.
Brasil merupakan salah satu mitra dagang yang ditemui Indonesia dalam forum multilateral, termasuk saat Menteri Perdagangan menemui delegasi Brasil di sela BRICS.















