Mahyeldi Soroti Turunnya Iklim Kebinekaan di SMA Sumbar

Ilustrasi seorang pembicara menyampaikan materi di hadapan peserta seminar pendidikan.

Ilustrasi seorang pembicara menyampaikan materi di hadapan peserta seminar pendidikan. [Foto: Pexels]

Cekricek.id — Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah menyoroti penurunan iklim kebinekaan di jenjang SMA, SMK, dan SMALB sebagai persoalan yang harus menjadi perhatian bersama dunia pendidikan daerah. Sorotan itu disampaikan saat ia membuka Sumbar Teacher Summit 2026 yang berlangsung pada 13–14 Agustus 2026.

Dikutip dari laman resmi Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, sumbarprov.go.id, Jumat (14/8/2026), kegiatan bertajuk Seminar dan Workshop Pendidikan “Energy of Teacher” itu mempertemukan guru SMA, SMK, dan SLB se-Sumatera Barat dengan sejumlah pemangku kepentingan pendidikan.

Sekolah Diminta Jadi Ruang yang Aman dan Inklusif

Mahyeldi menempatkan isu kebinekaan sebagai pekerjaan rumah yang tidak boleh ditutupi oleh capaian akademik. Ia meminta sekolah dikelola sebagai ruang yang menghargai perbedaan sekaligus merawat persatuan.

Baca juga: Rektor UNP Buka PKKMB Gugus IV, Ajak 3.028 Maba Wujudkan Mimpi Bersama

“Namun, penurunan iklim kebinekaan pada SMA, SMK, dan SMALB harus menjadi perhatian kita. Sekolah harus menjadi ruang yang aman, inklusif, menghargai perbedaan, dan menumbuhkan persatuan,” tegas Mahyeldi Ansharullah.

Gubernur juga menegaskan bahwa peran guru tidak berhenti pada transfer pengetahuan. Menurut dia, tema kegiatan itu sendiri merupakan pengingat atas posisi guru dalam ekosistem pendidikan daerah.

“Energy of Teacher mengingatkan kita bahwa guru adalah energi penggerak pendidikan. Guru bukan sekadar menyampaikan ilmu, tetapi membentuk karakter, menanamkan nilai kebangsaan, menumbuhkan kepercayaan diri, dan menyiapkan generasi yang berilmu serta berdaya saing,” ujarnya.

Wadah Kolaborasi Guru Didorong Dioptimalkan

Untuk menjawab tantangan tersebut, Mahyeldi mendorong pemanfaatan maksimal wadah-wadah pengembangan profesi yang sudah ada di lingkungan sekolah menengah. Ia menyebut sejumlah forum yang selama ini menjadi tempat guru saling berbagi praktik pengajaran.

“Berbagai wadah seperti Komunitas Belajar, MGMP, MKKS, Rumah Pendidikan, dan ruang kolaborasi lainnya harus terus kita optimalkan,” katanya.

Baca juga: DWP Padang Mengajar: Bekali Siswa SD dan SMP Cegah Bullying dan Penyimpangan Seksual

Ia menambahkan bahwa arah transformasi pendidikan Sumatera Barat tetap harus berpijak pada identitas budaya setempat. Kemampuan bersaing di tingkat global, menurut dia, tidak boleh ditukar dengan hilangnya jati diri.

“Kita ingin generasi Sumatera Barat mampu bersaing secara global tanpa kehilangan jati diri,” tuturnya.

Wadah yang disebut Gubernur itu selama ini menjadi sarana pengembangan profesi guru di jenjang menengah. Musyawarah Guru Mata Pelajaran mempertemukan guru serumpun bidang studi, sementara Musyawarah Kerja Kepala Sekolah menjadi forum para kepala sekolah. Komunitas Belajar dan Rumah Pendidikan melengkapi jalur berbagi praktik pengajaran antarsekolah di daerah.

Dihadiri Pengelola Program dan Kepala Sekolah

Kegiatan itu turut dihadiri Founder Indonesia Inspiring Teacher Herdinalsky, Co-Founder Indonesia Inspiring Teacher Saiful Husain, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Barat, serta Pemimpin Redaksi Haluan Zul Efendi. Hadir pula para Kepala Cabang Dinas Pendidikan, Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah, dan guru dari berbagai daerah di Sumatera Barat. Eko Indrajit tampil sebagai narasumber dalam forum tersebut.

Baca juga: Padang Panjang Raih Apresiasi Kemendagri, Terima Rp1,5 Miliar untuk Kesehatan

Mahyeldi menutup arahannya dengan menegaskan tekad pemerintah provinsi menempatkan mutu guru sebagai fondasi pembangunan daerah, yang ia rangkum dalam kalimat “Guru Hebat, Pendidikan Bermutu, Sumatera Barat Maju dan Bermartabat”.

Baca Juga

Petugas Dinas Sosial Kota Padang melayani pendaftaran Portal Perlinsos di ruang terbuka.
Baru 33 Persen Warga Padang Daftar Portal Perlinsos
Alat berat membersihkan material longsor yang menimbun badan jalan di Kabupaten Padang Pariaman.
Longsor 17 Titik di Padang Pariaman, 14 Sudah Dibersihkan
Ilustrasi uji kompetensi vokasi
UNP Gelar Sertifikasi Kompetensi Barista, Baker, dan Butcher Mahasiswa
Ilustrasi ruang rapat dewan
KUA-PPAS Sawahlunto 2026-2027 Disepakati, Defisit Tembus 10,6 Persen
Ilustrasi dua buku terbuka di meja kayu perpustakaan
Guru Besar Bima dan Boyolali di Meja Bedah Metodologi Sejarah
Bupati Safni melantik Camat Guguak dan mengukuhkan LKAM Bundo Kanduang
Bupati Safni Lantik Camat Guguak Baru, LKAM dan Bundo Kanduang Dikukuhkan