Cekricek.id — Menteri Energi Amerika Serikat Chris Wright menyatakan kesepakatan nuklir dengan Iran mungkin tidak akan pernah tercapai, dan menyinggung opsi menghancurkan kemampuan nuklir negara itu.
Pernyataan itu ia sampaikan dalam wawancara dengan ABC News dan dikutip Al Jazeera, Minggu (06/09/2026).
Wright tidak menutup pintu perundingan, tetapi ia menempatkan kemungkinan gagalnya sebagai skenario yang nyata.
“Mungkin tidak akan ada,” katanya soal kesepakatan nuklir yang selama ini diupayakan kedua negara.
Ia lalu menyebut jalan lain yang menurutnya terbuka bagi Washington bila meja perundingan tidak membuahkan hasil.
Baca juga Rial Rekor Terendah, Pezeshkian Serukan Persatuan di Iran
“Bisa jadi cukup dengan menghancurkan kemampuan mereka untuk melakukannya,” ujar Wright.
Ketika ditanya mengapa pengeboman didahulukan ketimbang diplomasi, ia menjawab dengan menyoroti kapasitas persenjataan Iran yang sudah tergerus.
“Mereka tidak punya kemampuan membangun lebih banyak rudal,” katanya.
Wright juga membuka kemungkinan bahwa penyelesaian diplomatik baru akan datang pada masa pemerintahan berikutnya di Teheran.
“Kesepakatan mungkin menunggu pemerintahan berikutnya di Iran,” ujarnya.
Baca juga Menkeu AS Sebut Sanksi Bank Baru untuk Iran Kekerasan Finansial
Pernyataan itu memperlihatkan menyusutnya harapan Washington atas jalur perundingan. Nadanya berbeda dari retorika awal yang menekankan kesepakatan.
Pertukaran serangan militer antara kedua negara menghebat setelah runtuhnya nota kesepahaman yang sempat mereka sepakati.
Sejak itu, tekanan Amerika Serikat bergeser ke sanksi ekonomi, blokade laut, dan serangan terhadap sasaran di perairan sekitar Iran.
Baca juga Trump Beralih ke Tekanan Ekonomi atas Iran: Ini Seperti Permainan Catur
Belum ada tanggapan resmi dari Teheran atas pernyataan Wright. Gedung Putih juga belum mengeluarkan keterangan tambahan.














