Cekricek.id — Kelompok pendukung Donald Trump, MAGA Inc, mengumumkan belanja iklan senilai 10 juta dolar Amerika Serikat untuk perebutan kursi Senat di Texas pada pemilu sela.
Kabar itu disiarkan Al Jazeera, Sabtu (05/09/2026). Dana tersebut diarahkan untuk menyerang calon dari Partai Demokrat, James Talarico.
MAGA Inc adalah super PAC, kendaraan penggalangan dana kampanye yang boleh menghimpun sumbangan tanpa batas selama tidak berkoordinasi langsung dengan kandidat.
Lawan Talarico dalam perebutan kursi itu adalah calon Partai Republik Ken Paxton. Texas selama ini menjadi basis kuat Partai Republik.
Baca juga Trump Kirim Witkoff dan Kushner ke Moskow serta Kyiv Akhir Pekan
Juru bicara MAGA Inc, Alex Pfeiffer, menyebut belanja iklan itu bertujuan memperkenalkan rekam jejak Talarico kepada pemilih Texas.
“Talarico si Pajak Tinggi ingin mengambil uang dari kantong warga Texas. MAGA Inc akan memastikan Texas tahu kebijakan radikal Talarico dan memilih Ken Paxton ke Senat,” ujarnya.
Kubu Talarico menolak tuduhan itu dan balik menyerang sumber dana kampanye lawan. Mereka menuding kelompok pendukung Trump menyebarkan kebohongan.
“Kelompok uang gelap yang didanai miliarder berbohong tentang James Talarico karena mereka takut pada gerakan bertenaga rakyat yang kami bangun,” kata juru bicara kampanye Talarico, JT Ennis.
Ennis menambahkan bahwa kliennya justru mendukung pemotongan pajak. Ia menyebut Talarico ikut meloloskan pemotongan pajak properti terbesar dalam sejarah Texas.
Baca juga Putin Terima Utusan Trump di Kremlin, Serangan ke Kyiv Dijeda
Texas hanya satu dari sekian medan yang dibidik. Trump menjanjikan dana 400 juta hingga 500 juta dolar melalui MAGA Inc untuk menopang calon Republik pada pemilu sela.
Angka itu menempatkan MAGA Inc sebagai salah satu mesin dana kampanye terbesar dalam siklus pemilu kali ini.
Trump juga dijadwalkan tampil sebagai pembicara utama pada konvensi Partai Republik di Dallas. Kehadirannya dipakai untuk menggalang dukungan di negara bagian itu.
Baca juga AS Tunda Tarif 50 Persen atas Kanada Selama Tiga Hari
Pemilu sela di Amerika Serikat menentukan komposisi Kongres di tengah masa jabatan presiden. Hasilnya kerap dibaca sebagai penilaian atas pemerintahan yang berjalan.
Belum ada keterangan dari Paxton mengenai belanja iklan tersebut. Kubu Republik juga belum merinci sasaran wilayah penayangan iklan itu.














