- Switch 2 terjual 2,67 juta unit pada Juli-September, turun 41 persen
- Pendapatan dan laba Nintendo di bawah perkiraan analis
- Harga Switch 2 naik di AS, Kanada, dan Jepang akibat krisis memori
- Nintendo tetap menargetkan penjualan 16,5 juta unit tahun fiskal ini
Cekricek.id — Penjualan konsol Nintendo Switch 2 anjlok 41 persen secara tahunan pada kuartal Juli–September 2026. Nintendo hanya menjual 2,67 juta unit dalam periode tersebut, turun dari 3,82 juta unit pada kuartal sebelumnya.
Melansir laporan CNBC, Kamis (5/11/2026), Nintendo juga telah menaikkan harga Switch 2 di Amerika Serikat, Kanada, dan Jepang akibat krisis memori yang melanda industri. Kenaikan di Jepang ini menyusul kenaikan harga sebelumnya di negara tersebut.
Meski begitu, Nintendo tetap mempertahankan target penjualan Switch 2 sebanyak 16,5 juta unit untuk tahun fiskal yang berakhir Maret 2027.
Baca juga Intel: Krisis RAM Tak Membaik pada 2027, Cip Laptop Murah Ludes
Kinerja di Bawah Perkiraan
Kinerja keuangan Nintendo pada kuartal itu juga meleset dari perkiraan analis yang dihimpun LSEG. Pendapatan perusahaan tercatat 448,2 miliar yen atau sekitar 2,8 miliar dolar AS, di bawah perkiraan 481,37 miliar yen. Laba bersihnya mencapai 73,5 miliar yen, juga lebih rendah dari perkiraan 82,16 miliar yen.
Nintendo memang punya sejumlah gim laris, seperti Tomodachi Life: Living the Dream dan Pokémon Pokopia yang menjadi hit kejutan viral. Namun, perusahaan asal Jepang itu belum merilis banyak judul andalan berskala besar. Remake The Legend of Zelda: Ocarina of Time baru dirilis pada Kamis, sedangkan gim Pokémon baru dijadwalkan hadir pada 2027.
Baca juga Remake Zelda: Ocarina of Time Rilis 5 November di Switch 2
Butuh Lebih Banyak Gim Besar
CEO Kantan Games Serkan Toto menilai Nintendo kekurangan gim besar tahun ini. “Satu-satunya gim blockbuster sungguhan Nintendo pada tahun fiskal ini adalah remake Ocarina of Time. Itu tidak cukup untuk membuat investor senang, terutama setelah perangkatnya kini semahal sekarang,” katanya.
Toto menambahkan, menjual perangkat keras gim kini semakin sulit. “Menjual perangkat keras video gim makin lama makin sulit belakangan ini, dan hanya gim-gim hit yang membantu. Nintendo harus tancap gas dan menghadirkan lebih banyak gim besar pada tahun fiskal berikutnya untuk memastikan momentum Switch 2 terus berlanjut,” ujarnya.
Baca juga Sam Altman: RAM Lebih Baik di Pusat Data daripada di PC Anda















