Pentagon Tetapkan Institut Konfusius Ancaman Keamanan Nasional

A A

Dok. Menteri Pertahanan Amerika Serikat Pete Hegseth berbicara di East Room Gedung Putih, Washington DC, 21 Oktober 2026. [Foto: Alex Brandon/AP via Al Jazeera]

  • Pentagon menetapkan Institut Konfusius, pusat kebudayaan yang didanai China, sebagai ancaman keamanan nasional AS.
  • Hegseth menyebut 80 sel propaganda baru muncul di 30 universitas dengan nama dan piagam berbeda.
  • Kedutaan Besar China di Washington tidak menanggapi permintaan komentar Reuters.

Cekricek.id — Departemen Pertahanan Amerika Serikat menetapkan Institut Konfusius, pusat kebudayaan yang didanai China di kampus-kampus universitas, sebagai ancaman bagi keamanan nasional AS.

Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth mengumumkan langkah itu pada Jumat (23/10/2026) melalui video di media sosial, dengan menyebut Pentagon telah memasukkan organisasi tersebut ke daftar lembaga yang mengancam keamanan nasional, sebagaimana diberitakan Al Jazeera, Sabtu (24/10/2026).

Washington telah lama menuding pusat-pusat itu menjadi alat propaganda China dan telah mengambil langkah untuk menindaknya.

Hegseth mengatakan Institut Konfusius tetap beroperasi secara terselubung setelah dibatasi Kongres, dan menyebutnya “organisasi tidur.”

“Ternyata 80 sel propaganda baru di 30 universitas bermunculan dengan nama dan piagam berbeda, tetapi dengan misi yang sama: mencuri kekayaan intelektual dan menyusupi pikiran mahasiswa Amerika,” kata Hegseth.

Dalam video itu, Hegseth mengatakan program kebudayaan yang didukung pemerintah China telah menyusup ke universitas dan muncul kembali dalam wujud baru meski ada pembatasan dari Kongres. Selama dua bulan terakhir, menurut dia, Pentagon telah “secara sistematis membongkar setiap organisasi ini.”

Kedutaan Besar China di Washington tidak menanggapi permintaan komentar Reuters.

Bagikan

Baca Juga

Marco Rubio Ajak Warga Kuba Bermitra dengan CIA demi Perubahan
Israel Gelar Operasi Besar di Tepi Barat, Netanyahu Ancam Hebron
Panggung Piramida Daft Punk Segera Hadir sebagai Set LEGO Resmi
Meta Tunda Ketentuan Bisnis Baru yang Izinkan Ambil Konten Situs
SpaceX Incar 80.000 Menara demi Jadi Operator Seluler di AS
Kim Jong Un Tiba di China Lewat Jembatan Baru Sungai Yalu