Sambut Keriuhan FestDaMa-K44 2023: Sinergi Budaya dan Alam di Tepian Danau Maninjau

Sambut Keriuhan FestDaMa-K44 2023: Sinergi Budaya dan Alam di Tepian Danau Maninjau"

Sambut Keriuhan FestDaMa-K44 2023: Sinergi Budaya dan Alam di Tepian Danau Maninjau. [Ist]

Keriuhan FestDaMa-K44 2023 di Nagari Maninjau menggabungkan kebudayaan dan pelestarian alam. Ikuti serangkaian acara menarik dari Pararakan Kelok 44 hingga Pameran UMKM khas Maninjau.

Cekricek.id, Lubuksikaping - Di tengah keindahan alam Sumatera Barat, tepatnya di Nagari Maninjau, sebuah festival budaya dan alam sedang bersiap untuk memukau para pengunjung. Festival yang diberi nama FestDaMa-K44 2023 ini merupakan hasil kolaborasi antara Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah RI Wilayah III Sumatera Barat bersama Direktorat Jenderal Kebudayaan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.

Tidak hanya itu, Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kabupaten Agam serta Nagari Maninjau turut serta dalam penyelenggaraan acara ini.

Dilansir laman resmi Pemerintah Kabupaten Agam, festival ini mengusung tema "Merawat Alam dan Tradisi Salingka Danau Maninjau untuk Pemajuan Kebudayaan". Tema ini mencerminkan upaya bersama dalam menjaga kelestarian alam sekaligus mengenalkan kekayaan budaya lokal kepada generasi muda dan pengunjung dari berbagai daerah.

Salah satu acara yang menjadi sorotan adalah Pararakan Kelok 44. Acara ini menampilkan keunikan dan keindahan alam sekitar Danau Maninjau yang dikelilingi oleh 44 kelokan. Peserta dan pengunjung diajak untuk menikmati panorama alam yang mempesona sambil memahami makna budaya yang terkandung di dalamnya.

Selain itu, upaya pelestarian alam juga menjadi bagian penting dari festival ini. Penanaman pohon menjadi salah satu agenda yang menunjukkan komitmen bersama dalam menjaga kelestarian alam Danau Maninjau. Acara ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga keseimbangan alam.

Lampiran Gambar

Lomba Manjalo, sebuah kompetisi tradisional, juga menjadi bagian dari rangkaian acara. Lomba ini memberikan kesempatan bagi peserta untuk menunjukkan keterampilan dan keahlian mereka dalam aktivitas tradisional khas Maninjau.

Tidak ketinggalan, seminar yang menghadirkan narasumber-narasumber terkemuka di bidang kebudayaan dan pelestarian alam menjadi salah satu daya tarik utama. Melalui seminar ini, peserta diajak untuk mendalami pemahaman tentang kebudayaan dan kelestarian alam.

Pemutaran film yang mengangkat cerita dan kehidupan masyarakat sekitar Danau Maninjau juga menjadi salah satu agenda yang dinantikan. Film-film ini diharapkan dapat memberikan inspirasi dan wawasan baru bagi para pengunjung.

Pertunjukan seni yang menampilkan berbagai ekspresi budaya lokal tentunya menjadi salah satu highlight dari festival ini. Melalui pertunjukan ini, pengunjung dapat merasakan kekayaan dan keunikan budaya Maninjau.

Terakhir, namun tidak kalah menarik, adalah pameran UMKM yang menampilkan aneka masakan khas Salingka Danau Maninjau. Pengunjung dapat mencicipi dan menikmati berbagai kuliner khas yang tentunya memanjakan lidah.

Dengan beragam acara yang disajikan, FestDaMa-K44 2023 diharapkan dapat menjadi wadah bagi masyarakat untuk lebih mengenal dan mencintai kebudayaan dan alam sekitar Danau Maninjau.

Temukan berita Agam terbaru hari ini dan berita Sumatera Barat terkini seputar peristiwa, politik, hukum, kriminal, budaya, sejarah, hiburan, dan gaya hidup hanya di Cekricek.id.

Bagikan

Baca Juga

Ilustrasi kawasan pemandian air panas tua dengan kolam kosong dan gerbang berkarat
Anak Muda Batu Merekam Sisi Sepi di Balik Merek Kota Wisata
Wisatawan di kawasan Taman Nasional Komodo
Labuan Bajo Normal, Kelimutu dan Wae Rebo Masih Ditutup
Ilustrasi rombongan pesepeda melintasi gang berdinding tembok tua pada pagi hari
53 Mahasiswa Menguji Rute Sepeda Cagar Budaya Yogyakarta
Peserta pelatihan kesiapsiagaan bencana di Nagari Lasi, Kabupaten Agam
UNP Latih Bundo Kanduang Nagari Lasi Hadapi Galodo yang Berulang Sejak 1972
Danau dikelilingi perbukitan hijau
ITB dan Pemkab Solok Teken Kerja Sama, Masterplan Wisata Danau Singkarak Diusulkan
Arca Buddha dan deretan stupa berlubang di teras atas Candi Borobudur dengan latar langit biru dan perbukitan
Enam Fasilitas Kursi Roda yang Dibutuhkan Borobudur, Baru Dua yang Ada