Cekricek.id — Rencana Semen Padang FC menambah amunisi di lini depan tertunda. Penyerang asing Carlos Fortes batal bergabung setelah manajemen menelaah dokumen medisnya, dan klub kini memburu striker baru dengan spesifikasi postur yang lebih tinggi.
Manajer Tim Semen Padang FC, Braditi Moulevey, menyatakan pencarian pengganti sudah berjalan dan beberapa nama masuk pantauan tim pelatih. “Untuk penggantinya masih dalam penilaian pelatih. Sudah ada beberapa pemain asing yang diincar,” ujarnya, Senin (10/8/2026).
Postur Jadi Syarat Utama
Kriteria yang dipatok manajemen kali ini cukup spesifik dan datang langsung dari petinggi klub. “Arahan dari presiden, kami diminta mencari pemain yang memiliki tinggi sekitar 190 sentimeter,” kata Moulevey. Ukuran fisik menjadi pertimbangan utama dalam proses seleksi, di samping rekam jejak dan kondisi kebugaran calon pemain.
Manajemen memilih tidak terburu-buru. Setiap kandidat akan melewati pemeriksaan kesehatan menyeluruh lebih dulu sebelum kontrak diteken, mengikuti pengalaman yang baru saja terjadi pada Fortes. Klub berharap penyerang pengganti segera bergabung dengan tim yang saat ini menjalani pemusatan latihan di Yogyakarta.
Alasan Fortes Ditolak
Keputusan membatalkan rekrutmen Fortes diambil setelah manajemen menerima berkas pemeriksaan kesehatan pemain tersebut. “Setelah kami melihat surat MCI-nya, dokter menyampaikan bisa muncul kembali,” jelas Moulevey, merujuk pada risiko cedera yang berpotensi kambuh di tengah musim.
Sampai amunisi baru itu tiba, beban lini depan bertumpu pada Ilija Spasojevic. Kebutuhan tambahan penyerang terasa mendesak karena Kabau Sirah baru saja kalah pada dua laga uji coba beruntun, dengan penyelesaian akhir sebagai catatan utama tim pelatih.
Baca juga: Dewa United Rekrut Ripal Wahyudi, Eks Gelandang Semen Padang
Pintu Registrasi Sudah Terbuka
Ruang gerak manajemen di bursa transfer baru saja melebar. Manajemen Semen Padang FC mengumumkan lewat akun Instagram resminya pada Sabtu (8/8/2026) bahwa klub telah lepas dari sanksi FIFA registration ban. “Manajemen Semen Padang FC mengonfirmasi bahwa sengketa FIFA Ban telah diselesaikan. Nama Semen Padang FC kini sudah tidak lagi terdaftar di FIFA registration ban list,” demikian pernyataan resmi klub.
Sanksi itu sebelumnya lahir dari sengketa keuangan dan tunggakan gaji pemain pada musim lalu, dan sempat menutup pintu klub untuk mendaftarkan rekrutan anyar. Dengan nama klub yang sudah hilang dari daftar tersebut, Kabau Sirah dapat mendaftarkan pemain baru untuk Championship 2026/2027, termasuk nama-nama yang lebih dulu diikat seperti Stefano Lilipaly, Novri Setiawan, dan Safrudin Tahar.
Perombakan skuad itu berjalan seiring persiapan lapangan. Semen Padang FC menggelar pemusatan latihan di Yogyakarta pada 2 sampai 18 Agustus 2026 dengan membawa 29 pemain dan menjadwalkan lima uji coba pramusim. “Selama di Yogyakarta kami sudah menyusun beberapa agenda uji coba. Tujuannya untuk melihat perkembangan tim dan mematangkan persiapan sebelum kompetisi dimulai,” kata Moulevey.



















