UIN STS Jambi Bekali 45 Mahasiswa Hadapi Dunia Kerja

A A

Workshop Pra Kerja UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi di Gedung UPKK [Foto: UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi]

  • UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi menggelar Workshop Pra Kerja bagi 45 mahasiswa perwakilan fakultas.
  • Wakil Rektor II menyebut integritas, profesionalitas, dan sensitivitas sebagai modal utama dunia kerja.
  • Narasumber dari HIMPSI Wilayah Jambi membekali peserta soal kesiapan kerja dan daya saing.

Cekricek.id — Universitas Islam Negeri (UIN) Sulthan Thaha Saifuddin Jambi menggelar Workshop Pra Kerja bagi 45 mahasiswa di Gedung Unit Pengembangan Kewirausahaan dan Karier (UPKK), Rabu (16/09/2026). Peserta dibekali kesiapan menghadapi dunia kerja.

Melansir keterangan tertulis UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi, Rabu (16/09/2026), peserta merupakan perwakilan dari setiap fakultas. Workshop bertema “Upgrade Skill, Membuka Peluang Menjadi SDM Unggul” itu menghadirkan narasumber dari Himpunan Psikologi Indonesia (HIMPSI) Wilayah Jambi.

Kegiatan dibuka Wakil Rektor II UIN STS Jambi, Dr. Pahami, S.Ag., M.Si. Ia menegaskan kesiapan kerja tidak cukup diukur dari kemampuan akademik dan keterampilan teknis.

“Dalam dunia kerja, etika, akhlak, dan moral adalah yang utama, di luar soft skill yang kita miliki,” ujar Pahami.

Pahami menyebut tiga modal yang harus dimiliki calon pekerja. Ketiganya adalah integritas, profesionalitas, dan sensitivitas atau kepekaan terhadap lingkungan sekitar.

“Integritas, profesionalitas, dan sensitivitas harus dibangun dalam dunia kerja,” katanya.

Menurut Pahami, ketiga modal itu membantu seseorang beradaptasi, bekerja dalam tim, dan memberi kontribusi di tempat kerja. Ia juga meminta keterampilan mahasiswa dibarengi penguatan soft skill agar mampu berkomunikasi dan berorganisasi dengan baik. Kecerdasan intelektual, katanya, perlu berpijak pada nilai Islam, khususnya sifat fathonah atau cerdas.

Baca juga UTM latih konselor sebaya, mahasiswa diajak jadi teman bicara

Kepala UPKK UIN STS Jambi, Dr. Mardalina, S.Ag., M.Ud., mengatakan workshop itu bertujuan meningkatkan kemampuan mahasiswa yang relevan dengan kebutuhan industri. Kegiatan tersebut juga diarahkan untuk memperkuat daya saing lulusan.

Narasumber dari HIMPSI Wilayah Jambi memberikan materi tentang kesiapan memasuki dunia kerja. Materi lain mencakup pengembangan kompetensi dan strategi meningkatkan daya saing di tengah persaingan kerja yang makin ketat.

Baca juga UIN Antasari buka masa sanggah seleksi KIP Kuliah 2026

Unit Pengembangan Kewirausahaan dan Karier merupakan unit yang lazim dimiliki perguruan tinggi untuk menjembatani mahasiswa dan lulusan dengan dunia kerja. Layanannya biasanya meliputi pelatihan persiapan kerja, informasi lowongan, dan pendampingan wirausaha. Himpunan Psikologi Indonesia adalah organisasi profesi para psikolog dan ilmuwan psikologi di Indonesia.

Baca juga Kevin, 14 tahun, jadi mahasiswa termuda ITB angkatan 2026

Lewat kegiatan itu, kampus berharap mahasiswa lebih siap memasuki dunia kerja dan mampu mengembangkan potensi diri sebagai lulusan yang profesional dan berintegritas.

Bagikan

Baca Juga

Unismuh Bidik Pangkep untuk Koas dan KKN Kepulauan
Unila Bawa Pemeriksaan Kesehatan Gratis ke Pulau Pasaran
UNS Meter Pangkas Waktu Pendataan UMKM Lintas Provinsi
UNAIR Jadi Tuan Rumah Yudisium Sertifikasi Dosen Nasional
ITPLN Beri Gelar Profesor Emeritus untuk Tiga Guru Besar
Pendidikan Tinggi Menekan Pengangguran, Lebih Kuat Jangka Panjang