- Unila menggelar pemeriksaan kesehatan gratis dan kerja bakti di Pulau Pasaran, Bandar Lampung, Rabu.
- Kegiatan itu berangkat dari permintaan Wakil Gubernur Lampung untuk deteksi dini penyakit warga pesisir.
- Hasil pemeriksaan akan diserahkan kepada Pemerintah Provinsi Lampung untuk ditindaklanjuti.
Cekricek.id — Universitas Lampung (Unila) menggelar pemeriksaan kesehatan gratis dan kerja bakti di Pulau Pasaran, Kota Karang, Teluk Betung Timur, Bandar Lampung, Rabu (16/09/2026).
Melansir keterangan tertulis Universitas Lampung, Rabu (16/09/2026), kegiatan itu masuk rangkaian Dies Natalis ke-61 Unila. Acara dibuka Rektor Unila, Prof. Dr. Ir. Lusmeilia Afriani, D.E.A., IPM.
Hadir pula Wakil Rektor Bidang Akademik Prof. Dr. Ayi Ahadiat, S.E., M.B.A., Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerja Sama, dan Sistem Informasi Prof. Dr. Herpratiwi, M.Pd., para dekan, Camat Teluk Betung Timur, Lurah Kota Karang, tim puskesmas, anggota PKK, serta mahasiswa.
Lusmeilia menyebut pemeriksaan kesehatan gratis itu berangkat dari permintaan Wakil Gubernur Lampung, dr. Jihan Nurlela, untuk deteksi dini penyakit di masyarakat pesisir.
“Pemeriksaan kesehatan ini merupakan permintaan dari Ibu Wagub. Nanti hasilnya akan kita serahkan ke beliau dan akan ada tindak lanjut,” ungkap Lusmeilia.
Seusai pembukaan, rektor dan para dekan turun ke lapangan. Mereka memungut sampah di pesisir pantai dan permukiman warga bersama masyarakat setempat. Rektor juga berpesan agar warga menjaga kebersihan lingkungan dan memeriksakan kesehatan secara berkala.
Baca juga Kukerta Berdampak Khusus FH Unri sebar 266 mahasiswa ke Kampar
Ketua Pelaksana Dies Natalis ke-61 Unila, Ayi Ahadiat, menempatkan kegiatan itu sebagai wujud tridarma perguruan tinggi.
“Perguruan tinggi tidak hanya memiliki tugas untuk menghasilkan lulusan dan mengembangkan ilmu pengetahuan, tetapi juga memiliki tanggung jawab untuk memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dan lingkungan sekitarnya,” ujarnya.
Menurut Ayi, rangkaian kegiatan mencakup pemeriksaan kesehatan gratis dan kerja bakti bersama warga. Ia berharap Pulau Pasaran berkembang menjadi destinasi wisata bahari.
Baca juga UI GreenMetric 2026: UNDIP peringkat 2 tujuh kali beruntun
Pulau Pasaran adalah pulau kecil di Teluk Lampung yang terhubung ke daratan lewat jembatan. Permukimannya padat dan sebagian besar warganya hidup dari pengolahan ikan teri. Kepadatan itu membuat pengelolaan sampah dan sanitasi menjadi persoalan yang kerap muncul di pulau tersebut.
Baca juga UNIMUS bebaskan SPP tujuh mahasiswa NTT terdampak bencana
Unila menyatakan hasil pemeriksaan warga akan diserahkan kepada Pemerintah Provinsi Lampung untuk ditindaklanjuti.















