Alumni UIN Bandung Salurkan Rp41,4 Juta ke Korban Gempa NTT

A A

Penyerahan bantuan alumni UIN Sunan Gunung Djati Bandung untuk korban gempa Nusa Tenggara Timur [Foto: UIN Sunan Gunung Djati Bandung]

  • Ikatan alumni UIN Sunan Gunung Djati Bandung menyalurkan donasi Rp41.415.826 bagi korban gempa NTT.
  • Dana dihimpun pada 21 Agustus hingga 4 September 2026 oleh Badan Mitigasi dan Penanggulangan Bencana PP IKA.
  • Bantuan disalurkan ke lima lokasi di Kabupaten Nagekeo dan Kabupaten Manggarai Timur.

Cekricek.id — Ikatan alumni UIN Sunan Gunung Djati Bandung menyalurkan donasi Rp41.415.826 bagi korban gempa NTT. Bantuan itu diserahkan langsung ke sejumlah kampung terdampak di Flores.

Mengutip keterangan tertulis UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Selasa (15/09/2026), dana tersebut dihimpun Badan Mitigasi dan Penanggulangan Bencana (BMPB) Pengurus Pusat Ikatan Keluarga Alumni. Penggalangan berlangsung dari 21 Agustus hingga 4 September 2026.

Lima Titik Penyaluran untuk Korban Gempa NTT

Bantuan disalurkan ke lima lokasi. Pertama, Mbay di Kabupaten Nagekeo, salah satu wilayah pusat gempa. Empat lokasi lain berada di Kabupaten Manggarai Timur.

Keempatnya adalah Kelurahan Pota di Kecamatan Sambi Rampas, Nangalok di Desa Golo Lijun, Kampung Mberu di Kelurahan Pota, serta Nangarema di Desa Haju Wangi.

Penyalurannya dikerjakan relawan BMPB yang berada di wilayah terdampak. Salah satunya Samsul Bahri, relawan yang sehari-hari mengajar di MAN Manggarai Timur.

Baca juga Gempa M7,7 guncang Flores NTT, 47 tewas dan 2.000 warga mengungsi

“Atas segala bantuan yang diberikan, kami mengucapkan terima kasih. Semoga Allah SWT memudahkan segala urusan dan memberikan keluasan rezeki kepada seluruh donatur atas bantuan yang telah disumbangkan,” kata Samsul.

Alumni sebagai Kekuatan Sosial

Ketua Umum PP IKA UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Drs. H. Cucu Sutara, M.M., menyebut penggalangan itu bentuk solidaritas keluarga besar alumni. Menurutnya, ikatan alumni tidak cukup hanya menjadi ruang silaturahmi.

“Dana yang dihimpun itu diarahkan untuk membantu masyarakat di sejumlah wilayah terdampak gempa di NTT, khususnya kawasan Flores. Bantuan diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan masyarakat sekaligus meringankan beban warga yang terdampak bencana,” jelasnya.

Ketua Pelaksana BMPB PP IKA, Prof. Dr. H. Dudang Gojali, M.Ag., menyampaikan terima kasih kepada para donatur. Ia didampingi Sekretaris Prof. Dr. Iwan Setiawan, M.Pd., M.E.Sy.

“Kepada para donatur, kami sampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya. Semoga Allah SWT membalas semua kebaikan semuanya. Jazakumullah khairan katsiran,” ungkapnya.

Baca juga UNIMUS bebaskan SPP tujuh mahasiswa NTT terdampak bencana

Rektor Apresiasi Gerakan Kepedulian

Rektor UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Prof. Dr. H. Rosihon Anwar, M.Ag., mengapresiasi gerakan tersebut. Ia duduk sebagai Dewan Pembina BMPB dan didampingi Ketua Pengarah BMPB, Prof. Dr. H. Tedi Priatna, M.Ag.

Menurut pihak kampus, kepedulian terhadap masyarakat yang tertimpa musibah merupakan bagian dari pengamalan nilai kemanusiaan. Penghimpunan donasi itu dinilai menunjukkan ikatan alumni dapat menjadi kekuatan sosial ketika masyarakat membutuhkan.

Baca juga Kebijakan penanggulangan bencana butuh keputusan cepat

Gempa yang mengguncang Flores pada akhir Agustus 2026 merusak permukiman di sejumlah kabupaten. Ribuan warga sempat mengungsi, sementara pemulihan hunian dan layanan dasar masih berjalan hingga kini.

Bantuan dari kalangan kampus menjadi salah satu penopang bagi korban gempa NTT selama masa pemulihan. Selain dana tunai, sejumlah perguruan tinggi juga memberikan keringanan biaya kuliah bagi mahasiswa asal daerah terdampak.

Bagikan

Baca Juga

35 Mahasiswa Asing dari 10 Negara Kuliah di Unib Bengkulu
UI GreenMetric 2026: UNDIP Peringkat 2 Tujuh Kali Beruntun
Titik Paling Lunak Karst Rammang-Rammang Ada di Tepi Sawah
Telkom University Wajibkan Mahasiswa Pakai AI Sejak Tahun Kedua
Itera Kaji Ketangguhan Pelabuhan Panjang Hadapi Tsunami
Untan Latih Relawan Tangani Sesak Napas Korban Kabut Asap