UNS Luncurkan UNS Meter, Platform Riset dan Survei Digital

A A

Ilustrasi — layar laptop menampilkan grafik dan bagan data di atas meja kerja. [Foto: Pexels]

Cekricek.id — Universitas Sebelas Maret meluncurkan UNS Meter, platform riset dan survei digital yang dirancang untuk pengumpulan data akademik, evaluasi institusional, pengabdian masyarakat, serta analisis kebijakan.

Keterangan tertulis Universitas Sebelas Maret, Jumat (04/09/2026), menyebutkan platform itu dikembangkan Center for Fintech and Banking kampus tersebut. Sistemnya menggabungkan penyebaran kuesioner daring, pengelolaan respons, siaran otomatis, laporan tingkat respons secara langsung, dan pengingat otomatis bagi peserta survei.

Kepala Pusat Unggulan Iptek UNS Fintech Center, Putra Pamungkas, menyatakan platform tersebut menjawab kendala yang kerap dihadapi peneliti di lapangan.

Baca juga Universitas Riau Latih Dosen dan Tendik Pakai Gemini AI

“Saat ini, akademis memang dituntut untuk menghasilkan riset yang berbasis bukti (evidence-based research). Namun, dinamika di lapangan seringkali berbeda, proses pengumpulan data kerap terkendala aksesibilitas. Kami mencoba untuk memberikan solusi atas permasalahan tersebut,” katanya.

Pengembangan UNS Meter bertumpu pada empat nilai yang disebut kampus itu sebagai Educate, Innovate, Collaborate, dan Disseminate. Keempatnya diarahkan pada penunjang pengumpulan data akademik, pengembangan pengukuran dan analisis digital, kerja sama akademisi dengan pemerintah serta industri, dan penyebaran temuan untuk kebijakan maupun publikasi ilmiah.

Baca juga Telkom University Wajibkan Mahasiswa Pakai AI Sejak Tahun Kedua

Platform tersebut diarahkan pada riset teknologi finansial, bisnis digital, inklusi keuangan, perilaku konsumen, keberlanjutan, kebijakan publik, dan pembangunan sosial ekonomi. Antarmukanya dirancang agar dapat dipakai peneliti dari berbagai latar belakang keilmuan.

Baca juga Media Belajar Mahasiswa UNY Disiapkan untuk 81 SLB di DIY

UNS tidak menyebutkan biaya pengembangan platform, jumlah peneliti yang sudah memakainya, maupun apakah layanan itu terbuka bagi peneliti di luar kampus.

Bagikan

Baca Juga

Tegakan mangrove muda dan akar napas di hamparan lumpur pesisir
IPB Kaji Restorasi Mangrove Pantai Utara Jawa di Indramayu
Sekelompok dokter dan perawat berdiri di lingkungan rumah sakit
FK Universitas Brawijaya Lantik 18 Dokter Spesialis Baru
Hamparan sawah hijau berundak dilihat dari udara dengan seorang petani di kejauhan
ITS dan BRMP Jatim Terapkan Platform Dekarbonisasi Padi
Bawang merah segar dalam keranjang anyaman
Startup IPB Klaim Produktivitas Bawang Merah Naik 40 Persen
Dua mahasiswa belajar bersama di lingkungan kampus
Rektor UNS ke 933 Mahasiswa Baru: AI Jangan Ganti Pikiran
Dua orang membaca di antara rak buku perpustakaan
Dua Praktisi Konstruksi Usia 65 dan 70 Mulai S3 di UNS