11.931 Pelajar di Limapuluh Kota Terima Seragam Gratis

11.931 Pelajar di Limapuluh Kota Terima Seragam Gratis

11.931 Pelajar di Limapuluh Kota Terima Seragam Gratis. [Ist]

Pemkab Limapuluh Kota memberikan 11.931 paket seragam sekolah gratis kepada pelajar SD dan SMP, menunjukkan komitmen tinggi dalam meningkatkan kualitas pendidikan.

Cekricek.id, Limapuluh Kota - Dalam rangka meningkatkan kualitas pendidikan dan memenuhi janji kepada masyarakat, Pemerintah Kabupaten Limapuluh Kota telah menyalurkan bantuan seragam sekolah kepada 11.931 pelajar SD dan SMP.

Inisiatif ini merupakan bagian dari visi Bupati Limapuluh Kota, Safaruddin, untuk mendorong partisipasi pendidikan dan meningkatkan Standar Pelayanan Minimal di sektor pendidikan.

Dalam acara simbolis yang diadakan di Halaman SMP Negeri 1 Kecamatan Payakumbuh pada Sabtu (12/08/2023), Bupati Safaruddin mengatakan, "Seragam sekolah gratis ini menunjukkan komitmen kami untuk meringankan beban masyarakat dan memastikan setiap anak mendapatkan pendidikan yang layak."

Acara tersebut juga dihadiri oleh Anggota DPRD Limapuluh Kota Apri Yunaldi, serta perwakilan dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan dan Wali Nagari.

Bupati Safaruddin menekankan bahwa setiap anak berhak mendapatkan pendidikan yang berkualitas, tanpa terhalang oleh keterbatasan seragam atau perlengkapan sekolah.

Ia berharap bantuan ini dapat memotivasi pelajar untuk meningkatkan prestasi mereka baik di bidang akademik maupun non-akademik. "Harapan kami, para pelajar dapat lebih semangat dalam belajar dan selalu menghargai orang tua serta guru," ujarnya.

Sebagai langkah lanjutan, Bupati Safaruddin juga mengungkapkan upayanya dalam meningkatkan kesejahteraan guru honorer dengan memberikan status P3K. "Kami bersyukur, tahun ini kami mendapatkan kuota P3K Guru sebanyak 335 orang," tuturnya.

Rincian penerima bantuan seragam sekolah di Kabupaten Limapuluh Kota mencakup 5.324 siswa SD dan 6.607 siswa SMP yang berada di tiga belas kecamatan di wilayah tersebut. [*/rlc]

Temukan berita Limapuluh Kota terbaru hari ini dan terkini seputar peristiwa, politik, hukum, kriminal, budaya, sejarah, hiburan, dan gaya hidup hanya di Cekricek.id.

Baca Juga

Deretan rak kayu berisi buku di sebuah perpustakaan universitas dengan lantai terang di depannya
Tiga Belas Sarjana Malaysia dari Jurusan Sejarah Unand dan Skripsi yang Mereka Tinggalkan
Gunung Marapi terlihat dari Bukittinggi dengan atap rumah warga di latar depan dan awan menggantung di lerengnya
Arsip Kolonial dan Tanda Alam, Dua Sumber yang Belum Dipakai untuk Mitigasi Marapi
Tumpukan koran berusia seratus tahun dengan kertas menguning dan tepi yang sudah robek
Soenting Melajoe, Koran Perempuan Padang yang Menyebut Dirinya Taman
Sastrawan Minangkabau Darman Moenir saat wisuda pada 1989
Darman Moenir dan Novel yang Mengalahkan Budi Darma
Sepasang tangan menenun kain sutra merah dengan motif benang emas pada alat tenun kayu tradisional
Benang Emas yang Merajut Pendidikan: Kisah Tersembunyi di Balik Songket Minangkabau
Perahu kayu tradisional melaju di sungai lebar yang membelah hutan tropis saat matahari terbit, perbukitan tampak di kejauhan
Jejak Kerajaan Minangkabau Kuno: Ketika Sumatera Menjadi Jantung Perdagangan Dunia