Apakah Maksud Tanda Bekas Sujud di Wajah?

Cekricek.id - Adanya tanda hitam bekas sujud atau bekas pada wajah seorang muslim sering ditanyakan oleh berbagai kalangan.

Terciptanya Bekas Sujud [Canva]

Cekricek.id - Adanya tanda hitam bekas sujud atau bekas pada wajah seorang muslim sering ditanyakan oleh berbagai kalangan. Lantaran tidak mengerti apakah maksud daripada adanya tanda bekas sujud tersebut. Sekaligus juga dikaitkan dengan berbagai hal oleh sejumlah orang, terkadang dinilai sebagai seseorang yang rajin melakukan ibadah.

Serta bersungguh-sungguh ketika menjalaninya tapi kah tapi apakah hal tersebut memang benar demikian. Kali ini secara singkat hal tersebut dijelaskan secara langsung oleh seorang penulis, Agus Mustofa, dalam tayangan di channel YouTube pribadinya mengutip pada Kamis (6/10/2022).

Mengingat jika hal tersebut menjadi pertanyaan sekaligus juga kontroversi oleh banyak kalangan. Maka dari itu ia menilai cukup penting untuk melakukan penjabaran mengenai hal ini berdasarkan berbagai dalil dan juga hadis.

Ia mengisahkan salah seorang sahabat nabi yang bercerita bahwasanya Ibnu Umar menanyakan kepada seseorang yang datang kepadanya. Ketika melihat adanya bekas berwarna hitam di antara jidatnya.

“Ibnu Umar melanjutkan menyatakan Aku ini sahabat nabi yang hidup bersamanya tetapi beliau tidak pernah memiliki tanda hitam di jidatnya,” ucap Agus Mustofa.

Sementara pendapat serupa juga dituliskan dalam sabda nabi oleh tafsir as sirajul Munir karya Muhammad Al khatib Asy Syarbini. Bahwasanya nabi marah dan tidak menyukai ketika melihat adanya laki-laki yang memiliki bekas tanda sujud di antara kedua matanya.

Terciptanya Bekas Hitam

Lampiran Gambar
Ilustrasi: Salat. [Canva]

Jika melihat dari berbagai hadits, digambarkan dalam Alquran bahwasanya seseorang yang banyak bersujud itu bukan terlihat bukan dari tanda hitam di dahinya. Karena di beberapa hadis justru hal tersebut seolah-olah menunjukkan bahwa orang ini memiliki sifat riya dengan memamerkan tanda hitam yang terdapat pada bagian dahi.

“Karena nyatanya tanda hitam ini bisa tercipta karena adanya tekanan berat pada bagian dahi padahal sujud. Sejatinya sujud yang benar adalah tidak hanya menekankan berat bobot tubuh pada bagian dahi saja. Sehingga tidak akan adanya tanda hitam pada bagian wajah seseorang,” jelasnya.

Malah Alquran menjelaskan jika seseorang sering sujud dan juga melakukan berbagai kebajikan maka yang terdapat dalam dirinya adalah wajah yang lebih cerah. Sekaligus juga terlihat dari bagaimana akhlak atau tingkah laku daripada orang-orang tersebut.

Agus Mustofa melanjutkan bahwasanya sujud atau aktivitas ibadah yang dilakukan oleh seseorang menggambarkan bagaimana dirinya memiliki kedekatan dengan sang pencipta.

Baca juga: 8 Mimpi yang Tidak Boleh Diabaikan dalam Islam

Jadi apabila seseorang melakukan ibadah berupa salat dan serius sujud, hal ini justru akan memberikan bekas pada jiwa. Bukan raga salah satu tandanya adalah wajah berseri-seri yang memancarkan cahaya yang jernih.

Baca Juga

Mushaf Al-Quran terbuka di atas rehal di dalam masjid
Sebelum “Islam, Yes, Partai Islam, No”: Lima Pekan yang Mengubah Nurcholish Madjid
Dua lembar naskah kuno berbahasa Arab yang menguning dengan kaca pembesar di atasnya
Hoesein Djajadiningrat, Bangsawan Banten yang Menulis Islam Nusantara dengan Kacamata Leiden
Masjid Raya Baiturrahman di Banda Aceh dengan kubah hitam dan bayangannya di kolam pantul
Traktat 1871, Hikayat Perang Sabil, dan Tiga Dasawarsa Perang Aceh
Menteri Agama dan sejumlah tokoh berpakaian putih menengadahkan tangan memanjatkan doa bersama di atas panggung
Menag Sebut Doa dan Harmoni Benteng Ketahanan Bangsa
Pengaruh Islam terhadap Budaya Melayu: Warisan yang Hidup hingga Kini
Pengaruh Islam terhadap Budaya Melayu: Warisan yang Hidup hingga Kini
Berita Riau Hari Ini: 34.271 Warga Riau Hafidz Al-Quran Berkat Program Satu Guru Hafidz Satu Desa
34.271 Warga Riau Hafidz Al-Quran Berkat Program Satu Guru Hafidz Satu Desa