Bubur Lambuk Idaman Manjakan Lidah Jemaah di Masjid Agung Habiburrahman Dumai Islamic Center

A A

Ilustrasi. [Foto: Canva]

Dumai, Cekricek.id - Bulan Ramadhan menjadi momen spesial bagi umat Islam untuk meningkatkan keimanan dan ketaqwaan. Di Masjid Agung Habiburrahman Dumai Islamic Center (DIC), suasana Ramadhan semakin istimewa dengan hadirnya menu berbuka puasa khas Dumai, Bubur Lambuk Idaman.

Sejak awal Ramadhan 1445 Hijriah, sekitar 200 porsi Bubur Lambuk Idaman dan kurma disiapkan setiap hari untuk jemaah yang ingin berbuka puasa dan shalat Maghrib berjamaah di masjid tersebut.

Bubur Lambuk Idaman, dengan teksturnya yang lembut dan kaya rempah, menjadi pilihan favorit banyak orang untuk berbuka puasa. Menu ini pun dipilih sebagai salah satu makanan khas daerah Dumai yang ingin dipopulerkan.

Wali Kota Dumai, Paisal, menuturkan bahwa program penyediaan Bubur Lambuk Idaman ini merupakan upaya untuk menghadirkan suasana Ramadhan yang penuh kebersamaan dan kehangatan bagi masyarakat.

"Setiap hari DIC akan menyiapkan 200 porsi Bubur Lambuk Idaman untuk masyarakat Kota Dumai yang ingin berbuka puasa bersama-sama di Masjid Agung Habiburrahman. Bagi masyarakat yang ingin berbuka dan shalat Maghrib berjamaah, bisa langsung datang ke DIC sebelum waktu berbuka tiba," ujar Paisal.

Paisal juga mengajak masyarakat yang menjalankan ibadah puasa untuk senantiasa memperkuat keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT, terutama di Bulan Ramadhan yang penuh keberkahan.

Baca juga: Olahan Makanan dan Minuman dari Mangga, Bisa Jadi Menu Buka Puasa di Bulan Ramadan Nih

Program Bubur Lambuk Idaman ini akan terus berlangsung hingga akhir Bulan Ramadhan. Bagi masyarakat Dumai yang ingin merasakan kelezatan bubur khas ini, dipersilakan untuk datang ke Masjid Agung Habiburrahman DIC dan menikmati momen buka puasa bersama dalam suasana penuh kekeluargaan.

Bagikan

Baca Juga

Izin Ninik Mamak Jadi Pintu Nikah Tercatat di Koto Kampar Hulu
Adu Ayam Talang Mamak: Perintah Tuhan yang Bergeser Jadi Judi
Busana Petani Batobo Kuansing Dijahit Jadi Gaya Art of Beat
Canang Kuantan Singingi, Satu Nada E yang Membawa Kabar Adat
Luas Lahan Menentukan Pendapatan Petani Sawit Rokan Hilir
Poster Ramadan Kampung Kuningan dan Setan yang Diborgol