Ini Kota Terindah di Dunia Menurut Nabi Muhammad SAW

A A

Kota terindah di dunia bagi Nabi Muhammad. [Foto.Ist]

Cekricek.id - Berbagai wilayah di dunia tentu memiliki keindahan tersendiri. Namun Nabi Muhammad SAW menjelaskan ada sebuah kota terindah yang ada di dunia menurutnya.

Ternyata tersebut terletak di kawasan Suriah yang bernama Ghouta atau Ghuttah. Kota yang satu ini terletak di wilayah Damaskus yang dianggap sebagai kota bersejarah.

Sebelumnya hal ini juga sempat ditulis oleh Abu Darda dalam Sunan Abu Daud nomor 4298. Di mana bunyinya Nabi Muhammad SAW bersabda:

“Sesungguhnya saat terjadinya perang yang agung pangkalan pasukan kaum muslimin berada di daerah Ghuttah sebuah daerah di pinggaran Madinah yang dikenal dengan nama Damaskus, salah satu kota terbaik di negeri Syam.”

Ini menerangkan jika kota yang dimaksud tersebut terletak di daratan rendah yang dipenuhi dengan tanaman ngarai.

Selain itu, dijelaskan juga terdapat banyak sungai serta berbagai pepohonan yang berbuah random di dalamnya.

Pemandangan indah ini semakin kompleks lantaran hasil dari perkebunan yang melimpah ruah.

Banyak pandangan berbeda mengenai tempat yang dimaksud ini. Soalnya banyak yang menduga jika kawasan tersebut merupakan bagian dari 4 taman di dunia yaitu ash-shughad, Ebola, jalan bukit Bawwan dan Ghutttah, Damaskus.

Wilayah Ghuttah dikenal tanah subur karena memiliki suplai air yang berasal dari Sungai Barad. Selain itu kawasan tersebut terletak pada ketinggian 730 m di atas permukaan laut.

Lampiran Gambar

Terletak tepat di kawasan oasis daratan setengah gersang membuat Rasulullah menjuluki wilayah ini sangat spesial.

Selain itu dari berbagai kisah yang ada Kota Damaskus sendiri termasuk salah satu kota terbaik yang pernah ada di dunia.

Halaman:
Tag:
Bagikan

Baca Juga

Lirik Lagu Lugat al-Alam dan Jejak Pengorbanan Seorang Ibu
Larangan Khitbah di Dusun Sade, Merariq Dijaga sebagai Identitas
Wetu Telu Lombok, Varian Islam Sasak yang Kerap Salah Dibaca
Malaqbiq Mandar, Gelar Mulia yang Tak Bisa Dibeli dengan Harta
Separuh Peziarah Arbain Iran Pakai Layanan Kesehatan di Jalan
Keluhan Kandung Kemih Imam di Turki Lebih Ringan daripada Guru