Israel Bebaskan 9 Tersangka Serangan Pemukim di Tepi Barat

A A

Tentara Israel berjaga saat pemukim Israel berkumpul di kebun zaitun milik warga Palestina di Deir Abu Mishal, dekat Ramallah, Tepi Barat, Senin (19/10/2026). [Foto: Ammar Awad/Reuters]

  • Pengadilan Israel membebaskan sembilan dari 10 pemukim yang ditahan dan menjadikan mereka tahanan rumah.
  • Para tersangka ditahan atas serangan terhadap jurnalis Washington Post dan diplomat Prancis, Belgia, serta Polandia.
  • Komisi Palestina mencatat 409 serangan di Tepi Barat pada Oktober, 317 di antaranya oleh pemukim.

Cekricek.id — Israel membebaskan sembilan dari 10 pemukim Israel yang ditahan atas serangan terhadap seorang jurnalis AS dan diplomat Eropa di Tepi Barat yang diduduki, dan menempatkan mereka sebagai tahanan rumah.

Pengadilan Israel di Yerusalem memerintahkan pembebasan itu pada Rabu malam, menurut Honenu, firma hukum yang mewakili pemukim Israel, sebagaimana diberitakan Al Jazeera, Kamis (22/10/2026). Polisi Israel menyatakan satu tersangka masih ditahan dan penyelidikan terus berjalan.

Pekan lalu, pemukim bertopeng terekam menyerang Heidi Levine, fotojurnalis Washington Post yang meliput panen zaitun warga Palestina, hingga ia dibawa ke rumah sakit dan menjalani operasi jari. Dalam serangan terpisah awal pekan ini, pemukim bertopeng menyerang diplomat Prancis, Belgia, dan Polandia serta seorang wali kota Prancis.

Para tersangka ditahan setelah AS mendesak penindakan terhadap kekerasan pemukim. Prancis, Belgia, dan Polandia juga mendesak Israel bertindak.

“Dalam sebagian besar serangan terhadap warga Palestina, tidak ada penangkapan sama sekali. Dalam kasus yang diliput media, polisi menangkap beberapa pemukim lalu membebaskan sebagian besar dari mereka tak lama kemudian,” kata Kepala Riset kelompok hak asasi Israel Yesh Din, Yonatan Kanonich.

Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres di X menyebut situasi di wilayah Palestina yang diduduki “di luar kendali,” dengan warga Palestina terus “menderita serangan harian oleh pemukim Israel”. Ia menyerukan “jalur politik yang kredibel menuju perdamaian abadi.”

Komisi Perlawanan Kolonisasi dan Tembok Palestina mencatat 409 serangan pada Oktober, 317 di antaranya oleh pemukim dan 92 oleh pasukan Israel, termasuk perusakan dan pembakaran pohon zaitun.

Bagikan

Baca Juga

IUCN: 96 Persen Terumbu Karang Dunia Terancam Punah pada 2075
Tertular Covid dan Jaga Zona Merah, Nakes Kazakhstan Masih Cemas
Prancis Larang Demo di Kota Besar, Macron Salahkan Kelompok Kiri
Prancis Tolak Tudingan Trump soal Migran di Balik Kerusuhan
Rusia Gempur Kyiv Usai Witkoff Temui Putin, 22 Orang Terluka
Garda Revolusi Ancam Serang Negara Tetangga Bila AS Serang Iran