Kapal Terbalik di Perairan Pulau Rupat Bengkalis, 3 ABK Selamat

A A

Kapal Terbalik di Perairan Pulau Rupat Bengkalis, 3 ABK Selamat. [Foto: Istimewa]

Bengkalis, Cekricek.id - Tiga Anak Buah Kapal (ABK) berhasil dievakuasi dengan selamat setelah kapal yang mereka tumpangi terbalik di perairan Pulau Rupat, Kabupaten Bengkalis, Sabtu (27/1/2024) pukul 08.00 WIB.

Ketiga ABK tersebut adalah Syahrum (50), Rhalel (56), dan Anda (38). Mereka dalam perjalanan dari Kota Tembilahan menuju Tanjung Balai Asahan untuk membeli boat.

Kecelakaan kapal terjadi pada titik koordinat 01°41'08"N 101°43'23"E. Kapal yang mereka tumpangi terbalik karena tenggayun bocor akibat cuaca ekstrem.

Tim Basarnas Pekanbaru yang menerima laporan kecelakaan kapal tersebut langsung menuju ke lokasi kejadian untuk melakukan pencarian. Setelah melakukan pencarian selama sekitar lima jam, tim Basarnas berhasil menemukan ketiga ABK tersebut pada titik koordinat 01°40'298"N 101°43'152".

Ketiga ABK tersebut langsung dievakuasi dan dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis.

Kepala Basarnas Pekanbaru Budi Cahyadi mengatakan, cuaca ekstrem menjadi faktor utama penyebab kecelakaan kapal tersebut. Pada saat kejadian, ombak di perairan Pulau Rupat cukup besar, yaitu sekitar 1 sampai 1,5 meter.

“Saat tim Basarnas melakukan evaluasi para korban cuaca juga cukup ekstrem, Dimana ombak cukup besar kisaran 1 sampai 1,5 meter,” ujar Budi.

Baca juga: Pemkab Bengkalis Bersihkan Sungai Siak Kecil untuk Atasi Banjir

Budi mengimbau kepada masyarakat yang akan melakukan perjalanan laut agar selalu memeriksa kondisi kapal sebelum berangkat. Selain itu, masyarakat juga harus mewaspadai cuaca ekstrem.

Baca Berita Riau Hari Ini setiap hari di Channel Cekricek.id.

Bagikan

Baca Juga

Hutan Adat Talang Mamak Jadi Taman Nasional, Hak Kelola Terbatas
Suku Akit di Tenan Tak Tahu Ada Aturan untuk Memberdayakan Mereka
Sekolah Darurat Talang Mamak Dibiayai Rotan dan Kayu dari Hutan
Nelayan Suku Akit Pantang Membawa Lepat Saat Turun ke Laut
Orang Sakai Mengobati Sakit dengan Tari, Gong, dan Daun Hutan
Bedekeh, Cara Suku Akit di Pulau Rupat Memanggil Roh Penyembuh