Layanan Kesehatan di RSUD Arifin Achmad Tetap Beroperasi saat Libur Lebaran

A A

Ilustrasi. [Canva]

Pekanbaru, Cekricek.id - Menghadapi libur Lebaran Idul Fitri 1445 Hijriah, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Arifin Achmad, rumah sakit pusat rujukan dari 12 kabupaten/kota di Riau, berkomitmen untuk tetap memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat Riau.

Direktur RSUD Arifin Achmad, drg. Wan Fajriatul Mamnunah, menjelaskan bahwa untuk kasus emergensi atau gawat darurat, masyarakat dapat langsung datang ke instalasi gawat darurat (IGD) selama masa libur Lebaran. Selain itu, beberapa layanan poliklinik juga akan tetap dibuka.

"Khusus tanggal 8 dan 15 April, kami membuka layanan poliklinik penyakit dalam, poliklinik bedah onkologi, poliklinik jantung, dan poliklinik syaraf," ujar Wan Fajriatul.

Pembukaan layanan poliklinik tersebut dilakukan karena cuti bersama Idul Fitri tahun ini cukup panjang, sementara pasien rujukan terbanyak di RSUD Arifin Achmad berasal dari empat poliklinik tersebut.

"Dengan tetap dibukanya layanan poliklinik, kami berharap dapat memberikan kemudahan bagi pasien untuk mendapatkan pelayanan kesehatan yang membutuhkan kontrol rutin atau pasien baru yang membutuhkan pelayanan dengan indikasi ke poliklinik," tambahnya.

Sementara itu, untuk layanan hemodialisis atau cuci darah, RSUD Arifin Achmad akan buka pada tanggal 8 hingga 15 April 2024, kecuali pada tanggal 10 April, yang akan ditutup.

"Kami berharap dengan tetap dibukanya beberapa poliklinik dan layanan hemodialisis, dapat membantu masyarakat yang membutuhkan pelayanan kesehatan di hari libur Lebaran atau cuti bersama Idul Fitri 1445 H tahun ini," harap Wan Fajriatul.

Baca juga: Permenkes Rumah Sakit Kapal Disahkan, RSTKA Kini Layani BPJS

Dengan komitmen ini, RSUD Arifin Achmad diharapkan dapat terus memberikan layanan kesehatan yang optimal bagi masyarakat Riau, bahkan di saat libur Lebaran.

Bagikan

Baca Juga

Rumah Suku Duano di Pesisir Riau Masih Mengikuti Bentuk Perahu
Suku Duanu Pindah dari Sampan ke Rumah, Bantuan Belum Merata
Di Desa Tambak, Panen Madu Bermantra Hilang Saat Hutan Jadi Sawit
Agama Leluhur Talang Mamak Tertanam di Sungai, Ladang, dan Pohon
Hutan Adat Talang Mamak Jadi Taman Nasional, Hak Kelola Terbatas
Suku Akit di Tenan Tak Tahu Ada Aturan untuk Memberdayakan Mereka