Satlantas Pekanbaru Berikan Peringatan Tegas Kepada Pelaku Balap Liar: Tahan Kendaraan hingga Lebaran

A A

Barang bukti kendaraan dalam balap liar yang disita Satlantas Polresta Pekanbaru. [Foto: Istimewa]

Pekanbaru, Cekricek.id - Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Pekanbaru memberikan peringatan keras kepada para pemuda yang terlibat dalam aktivitas balap liar. Tindakan tersebut dinilai mengganggu kekhusyukan ibadah umat Muslim selama bulan suci Ramadhan.

Kepala Satlantas Polresta Pekanbaru, Kompol Alvin Agung Wibawa, mengimbau kepada para orang tua untuk mendidik anak-anak mereka agar tidak terlibat dalam aksi balap liar. Apabila kedapatan melakukan tindakan tersebut, kendaraan pelaku akan disita hingga melewati hari raya Idul Fitri.

"Akhir-akhir ini, banyak pemuda yang melakukan aksi balap liar di Pekanbaru, terutama selama bulan Ramadhan. Kami memberikan peringatan keras dan akan menindak tegas jika mereka tertangkap tangan," tegas Alvin pada hari Kamis (14/3).

Alvin menegaskan bahwa petugas akan menahan dan menilang sepeda motor milik pelaku balap liar hingga berakhirnya bulan Ramadhan atau setelah perayaan Idul Fitri. Langkah ini telah dilakukan dalam beberapa pekan terakhir, di mana puluhan kendaraan milik pelaku balap liar telah diamankan oleh Satlantas Polresta Pekanbaru.

"Jika sepeda motor mereka kami amankan, maka akan kami tahan sementara hingga setelah Idul Fitri. Tindakan ini kami lakukan untuk memberikan efek jera kepada pelaku balap liar," ungkap Alvin.

Alvin menghimbau kepada orang tua untuk memantau aktivitas anak-anak mereka di luar rumah. Keterlibatan orang tua dalam mendidik anak sangat dibutuhkan untuk mencegah tindakan melanggar hukum seperti balap liar.

Baca juga: Polda Riau Musnahkan Ribuan Barang Bukti Narkoba dan Barang Ilegal Lainnya Jelang Ramadan

"Orang tua diharapkan memantau kegiatan anak-anak mereka. Apabila sudah waktunya untuk pulang, mohon hubungi mereka agar tidak terlibat dalam aksi balap liar," pungkas perwira menengah lulusan Akpol 2009 tersebut.

Tag:
Bagikan

Baca Juga

Mabuk-Menyetir Pasif, Konsep Baru dari Data Bengaluru
Adu Ayam Talang Mamak: Perintah Tuhan yang Bergeser Jadi Judi
Lima Hari di Puslabfor, Skor Forensik 40 Penyidik Jabar Naik
Busana Petani Batobo Kuansing Dijahit Jadi Gaya Art of Beat
Canang Kuantan Singingi, Satu Nada E yang Membawa Kabar Adat
Luas Lahan Menentukan Pendapatan Petani Sawit Rokan Hilir