Yordania Serang Suriah Usai Serangan Gereja, Tujuh Tewas

A A

Dok. Ambulans di luar Rumah Sakit Militer Pangeran Ali di Karak, Yordania, tempat korban serangan gereja dirawat, 23 Oktober 2026. [Foto: AFP via Al Jazeera]

  • Yordania melancarkan serangan udara ke Suriah sebagai balasan atas serangan gereja di Karak.
  • Pertahanan Sipil Suriah menyebut tujuh orang tewas, termasuk tiga anak dan seorang perempuan.
  • Suriah membantah ada koordinasi dengan Yordania dan menutup perlintasan Nassib.
  • Lima korban tewas berasal dari satu keluarga di Desa Al-Tai, Provinsi Deraa.

Cekricek.id — Yordania serang Suriah lewat udara pada Senin sebagai balasan atas serangan mematikan terhadap sebuah gereja di Karak pekan lalu, dan otoritas Suriah menyebut sedikitnya tujuh orang tewas, termasuk tiga anak dan seorang perempuan.

Angkatan Bersenjata Yordania menyatakan menyasar “tempat persembunyian” kelompok bersenjata di tenggara Suriah sebagai “balasan” atas serangan gereja di Kegubernuran Karak pada Jumat, sebagaimana diberitakan Al Jazeera, Selasa (27/10/2026). Militer Yordania menyebut serangan itu dilakukan “dalam koordinasi dengan pemerintah Suriah”.

Menurut militer Yordania, serangan itu “mengakibatkan tewas dan terlukanya banyak anggota kelompok teroris ini serta hancurnya sejumlah kendaraan mereka”. Suriah membantah ada koordinasi. “Operasi militer itu dilakukan tanpa koordinasi atau pemberitahuan sebelumnya,” bunyi pernyataan pemerintah Suriah, yang juga mengumumkan penyelidikan.

Pertahanan Sipil Suriah menyebut sedikitnya empat lokasi di pedesaan Provinsi Deraa dan Suweyda terkena serangan pada Senin malam. Tim penyelamat mengevakuasi jenazah tujuh orang: tiga pria, seorang perempuan, dan tiga anak.

Lima korban, yakni seorang pria, seorang perempuan, dan tiga anak, berasal dari satu keluarga yang tewas saat sebuah tenda di Desa Al-Tai, Deraa, dihantam. Tiga anggota keluarga lainnya, termasuk seorang anak, terluka. Serangan kedua di Al Shayyah, Deraa, menewaskan seorang pria berusia 80 tahun.

Serangan ketiga menghantam gedung permukiman di Muzayrib tanpa korban, sementara serangan keempat mengenai gedung permukiman di Kota Shahba, Provinsi Suweyda, dan menewaskan seorang pria berusia 60 tahun.

Setelah serangan itu, otoritas perbatasan Suriah menutup perlintasan Nassib dan menghentikan lalu lintas dua arah. Nassib merupakan satu-satunya perlintasan penumpang dan barang antara Yordania dan Suriah. Seorang pejabat Kementerian Luar Negeri Suriah menyebut serangan itu “serangan pengkhianatan” kepada Al Jazeera.

Sebelumnya pada Senin, aparat Yordania menangkap dua kakak beradik dan ipar mereka yang diduga terlibat serangan gereja, setelah baku tembak sekitar tiga jam di Desa Al-Jadeeda.

Raja Abdullah II sebelumnya berjanji pelaku akan menghadapi “hukuman paling berat” dan memerintahkan peninjauan prosedur keamanan negara. Dalam serangan di gereja Ortodoks Yunani itu, tiga pria bersenjata menembaki pelayat dalam sebuah pemakaman. Menurut Al Jazeera, korban tewas serangan itu kini sedikitnya sembilan orang.

Bagikan

Baca Juga

James Comey Hadapi Dakwaan Ketiga di Era Trump Soal Bocoran
Serangan Drone Ukraina ke Voronezh Tewaskan Dua Orang
Serangan Israel di Gaza Tewaskan Lima Orang, Bocah 7 Tahun
Parlemen Aljazair Setujui Pengiriman Pasukan ke Niger
Yordania Tangkap Tiga Tersangka Serangan Gereja di Karak
Koalisi Saudi Hancurkan Peluncur Rudal dan Terowongan Houthi