Serangan Israel di Gaza Tewaskan Lima Orang, Bocah 7 Tahun

A A

Dok. Pelayat berduka dalam pemakaman warga Palestina yang tewas akibat serangan Israel di Rumah Sakit Al-Shifa, Kota Gaza, 25 Oktober 2026. [Foto: Omar al-Qattaa/AFP via Al Jazeera]

  • Sedikitnya lima orang tewas dan lebih dari selusin terluka akibat serangan Israel dari darat dan udara.
  • Empat warga Palestina, termasuk bocah tujuh tahun Jouri al-Soufi, tewas di kamp pengungsi Khan Younis.
  • Drone Israel membakar kamp pengungsi di Persimpangan Shujayea dan membuat lebih dari 800 orang terusir.
  • Sejak gencatan senjata 11 Oktober tahun lalu, 1.559 orang tewas di Gaza menurut sumber medis.

Cekricek.id — Sedikitnya lima orang tewas, termasuk seorang bocah perempuan berusia tujuh tahun, dan lebih dari selusin lainnya terluka akibat serangan Israel di Gaza dari darat dan udara pada Senin.

Empat warga Palestina, termasuk bocah tersebut, tewas dalam serangan udara Israel ke kamp pengungsi di Khan Younis, Jalur Gaza selatan, menurut sumber medis dan petugas tanggap darurat, sebagaimana diberitakan Al Jazeera, Senin (26/10/2026). Seorang lainnya tewas akibat serangan drone di lingkungan Remal, sebelah barat Kota Gaza, menurut kantor berita Palestina Wafa.

Rumah Sakit Al-Shifa menyebut pria itu tewas ketika drone menghantam sekelompok pengungsi di sebuah tenda. Juru bicara Pertahanan Sipil Palestina Mahmoud Basal mengatakan total 11 orang tewas dan 50 terluka akibat tembakan dan serangan udara Israel di Gaza dalam 24 jam terakhir.

“Kami mengevakuasi tiga syuhada, termasuk seorang anak, setelah serangan udara Israel yang menyasar kamp pengungsi di kawasan al-Mawasi, sebelah barat Khan Younis,” kata Basal kepada kantor berita AFP.

Rumah Sakit Nasser di Khan Younis mengonfirmasi tiga kematian itu, yang kemudian bertambah menjadi sedikitnya empat orang. “Tubuh mereka tercabik oleh hantaman langsung serpihan rudal Israel,” kata pihak rumah sakit. Sejumlah korban luka, termasuk seorang anak dan seorang perempuan, juga dirawat.

Rumah sakit mengidentifikasi tiga korban tewas sebagai Hossam al-Zamli (21), Tamer Abu Sneima (24), dan Jouri al-Soufi, yang baru berusia tujuh tahun menurut Kementerian Pendidikan Gaza.

Pasukan Israel juga membakar kamp pengungsi di Persimpangan Shujayea pada Minggu malam dan membuat lebih dari 200 keluarga, atau lebih dari 800 orang, terusir. Sebagian besar dari mereka perempuan, anak-anak, lansia, dan pasien.

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Gaza menyebut drone quadcopter Israel membakar kamp itu sekitar pukul 20.00, dan api melalap tenda serta barang milik pengungsi selama beberapa jam hingga lewat tengah malam. Kementerian mengecam insiden itu dan menyerukan bantuan internasional segera berupa tempat tinggal dan kebutuhan pokok.

Hingga Senin, perang Israel di Gaza telah menewaskan sedikitnya 74.555 orang dan melukai 175.727 orang. Sumber medis menyebut jumlah korban tewas sejak gencatan senjata yang ditengahi Amerika Serikat pada 11 Oktober tahun lalu mencapai 1.559 orang, dengan 5.608 orang terluka.

Bagikan

Baca Juga

Parlemen Aljazair Setujui Pengiriman Pasukan ke Niger
Yordania Tangkap Tiga Tersangka Serangan Gereja di Karak
Koalisi Saudi Hancurkan Peluncur Rudal dan Terowongan Houthi
Patah Tulang Panggul Lebih Mengintai Lansia Arab di Israel
Belanja Pemerintah Negara Berkembang Naik Saat Dunia Tak Menentu
Survei: 23,5 Persen Pemain Gim Daring Palestina Diduga Kecanduan