Ahmad Khatib Al-Minagkabawi

A A

Sketsa Syekh Ahmad Khatib Al-Minangkabawi [Repro Buku "Riwayat Hidup dan Perjuangan 20 Ulama Besar Sumatera Barat, 1981]

Siapa Ahmad Khatib Al-Minagkabawi?

Ahmad Khatib Al-Minagkabawi adalah seorang pelopor gerakan pembaharuan dari Minangkabau. Ia di Bukittinggi pada 1855 dari keluarga yang mempunyai latar belakang agama dan adat yang kuat.

Syaikh Ahmad Khatib pergi ke Makkah pada 1876, ia mendapat kedudukan yang tinggi di Mekkah sebagai imam dari mazhab Syafi’I di Masjidil Haram.

Sejak di Mekkah ia tidak pernah kembali ke tempat kelahirannya, namun komunikasi tetap terjalin melalui para jamaah haji.

Hubungan tersebut dipererat dengan publikasi tulisan-tulisannya sendiri tentang persoalan dan pertikaian yang sering dikemukakan oleh para murid-muridnya.

Murid-murid Ahmad Khatib kemudian menjadi para pembaharu di Nusantara seperti Syaikh Djamil Djambek, Haji Abdul Malik Karim Amrullah, Haji Abdullah Ahmad, Ahmad Dahlan, Sulaiman Ar-Rusly dan K.H Hasjim Asy’ari.

Referensi: Kamus Sejarah Indonesia.

Bagikan

Baca Juga

Islam Masuk Gorontalo lewat Perkawinan Raja, Adat Ikut Berubah
Polio di Turki Tampak Kecil di Catatan tapi Berat di Rumah
Nyanyian Nandong Simeulue Kini Diiringi Biola, Penuturnya Menua
Kerajaan Mori, Dua Kali Kalah Perang tapi Menolak Disebut Takluk
Lowalangi, Nama Dewa Nias yang Kini Disebut dalam Doa Kristen
Prabu Siliwangi di Hulu Citarum, Tapa yang Dibaca sebagai Islam