Partai Sosialis Indonesia (PSI)

Kamus Sejarah Indonesia -

Ilustrasi: Kamus Sejarah Indonesia. [Creator Cekricek.id]

Apa Itu Partai Sosialis Indonesia (PSI)?

Partai Sosialis Indonesia (PSI) adalah partai yang didirikan oleh Sultan Syahrir dengan ideologi sosialis pada 12 Februari 1948. Pembentukan PSI mempertegas perpecahan pengikut Syahrir dan Amir Sjarifudin setelah terjadinya Perundingan Renville.

PSI kemudian memberikan dukungan kepada pemerintahan Hatta. Pada pemilu 1955, PSI mendapatkan 17 kursi di Dewan Perwakilan Rakyat dengan perolehan suara 7,3%. PSI mendukung kabinet pertama yang dibentuk oleh Natsir bersama dengan Masyumi.

Pada pemilu tahun 1955, PSI hanya mendapatkan 753.191 suara serta mendapatkan 5 kursi di parlemen.

Pada saat pemerintahan mulai mengumumkan adanya demokrasi terpimpin, PSI adalah partai yang tidak mendukung keputusan pemerintah tersebut.

Pada 17 Agustus 1960, sesuai dengan Keputusan Presiden No. 200 dan 201, pemerintah membubarkan PSI karena dianggap melakukan upaya pemberontakan dan bertentangan dengan azas negara.

Referensi: Kamus Sejarah Indonesia.

Baca Juga

Deretan lampion merah tergantung di bangunan kelenteng
Rayap di Tiang 1771: Klenteng Tertua Semarang Bertahan dari Sumbangan Umat
Hamparan hutan hujan tropis terlihat dari udara
Sejarah Indonesia Masih Jarang Menempatkan Alam sebagai Pelaku
Mushaf Al-Quran terbuka di atas rehal di dalam masjid
Sebelum “Islam, Yes, Partai Islam, No”: Lima Pekan yang Mengubah Nurcholish Madjid
Tumpukan surat kabar lama yang menguning
Iklan yang Menyamar Jadi Berita: Cara Belanda Merayu Kaum Terpelajar ke Lampung
Penari mengenakan busana tradisional Indonesia dalam sebuah pertunjukan
Sepuluh Klaim Budaya dalam Sepuluh Tahun: Bagaimana Indonesia Membalas
Bangunan bergaya kolonial Belanda di kawasan kota tua Jakarta
Dari 17.000 Orang Indo Melarat ke Partai Politik Pertama di Hindia Belanda