Dua Pelajar SMP Tewas Tenggelam di Sungai Kualo Pelalawan, Diduga Akibat Arus Deras

A A

Dua Pelajar SMP Tewas Tenggelam di Sungai Kualo Pelalawan, Diduga Akibat Arus Deras. [Foto: Istimewa]

Pelalawan, Cekricek.id - Dua pelajar SMP, Junaidi (14) dan Muhammad Refal (14), tewas setelah tenggelam di aliran sungai Sungai Kualo, Pulau Payung, Kelurahan Pangkalan Kerinci, Kecamatan Pangkalan Kerinci, Pelalawan, pada Selasa (23/1/2024).

Irfan (36), seorang saksi yang tengah berdagang di lokasi kejadian, menceritakan bahwa kedua korban, bersama tiga temannya, tengah asyik bermain air di pinggir Sungai Kualo. Irfan pun berusaha mencegah mereka dan meminta pulang ke rumah.

Kasat Polair Polres Pelalawan, AKP Ade Santoso, menjelaskan, "Saksi sempat melarang dan menyuruh kelima anak tersebut untuk segera pulang ke rumah." Namun, kejadian tragis tak terelakkan. Tak lama setelah peringatan, kelima anak tersebut terhanyut di aliran Sungai Kualo.

"Saksi bersama beberapa orang di lokasi sempat menolong, namun hanya tiga orang yang berhasil diselamatkan. Sedangkan dua lainnya ditemukan dalam kondisi tidak sadarkan diri," ungkap AKP Ade.

Proses evakuasi korban dilakukan dengan mengangkut satu menggunakan motor Bhabinkamtibmas dan satunya lagi menggunakan ambulans menuju Rumah Sakit Amelia. Namun, upaya medis tidak membuahkan hasil. "Setibanya di rumah sakit, tim medis menyatakan nyawa keduanya tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia," tambah AKP Ade.

Baca juga: Siswa SMA di Inhu Hilang Tenggelam Setelah Terpegang Kabel Listrik Saat Mancing

Kejadian ini telah menghebohkan masyarakat di Kelurahan Pangkalan Kerinci. Pihak berwenang akan melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memahami penyebab pasti dan mencegah kejadian serupa di masa mendatang. Semoga kedua pelajar yang gugur ini dapat beristirahat dengan tenang.

Baca Berita Riau Hari Ini setiap hari di Cekricek.id.

Bagikan

Baca Juga

Rumah Suku Duano di Pesisir Riau Masih Mengikuti Bentuk Perahu
Suku Duanu Pindah dari Sampan ke Rumah, Bantuan Belum Merata
Di Desa Tambak, Panen Madu Bermantra Hilang Saat Hutan Jadi Sawit
Agama Leluhur Talang Mamak Tertanam di Sungai, Ladang, dan Pohon
Hutan Adat Talang Mamak Jadi Taman Nasional, Hak Kelola Terbatas
Suku Akit di Tenan Tak Tahu Ada Aturan untuk Memberdayakan Mereka