Harry Styles Nyanyikan Lagu Baru untuk Liam Payne di New York

A A

Harry Styles tampil dalam tur Together, Together di Amsterdam, Mei 2026, wajahnya terpampang di layar raksasa panggung. [Foto: Wikimedia Commons/GYSZ]

  • Harry Styles membawakan lagu baru What Is Enough untuk Liam Payne di Madison Square Garden, tepat dua tahun setelah kematiannya.
  • Styles mengajak penggemar saling menjaga karena banyak dari mereka mungkin pernah mengalami kehilangan serupa.
  • Menurut Styles, cara terbaik menghormati teman yang telah pergi adalah menjalani hidup sepenuhnya.

Cekricek.id — Penyanyi Harry Styles membawakan lagu baru “What Is Enough” untuk mengenang Liam Payne, rekannya di One Direction, dalam konser di Madison Square Garden, New York, Jumat (16/10/2026), tepat dua tahun setelah kematian Payne.

Melansir E! News, Sabtu (17/10/2026), konser itu merupakan malam ke-23 dari 30 pertunjukan residensi Styles di Madison Square Garden dalam rangkaian tur Together, Together. “Saya merasa sangat beruntung bisa memainkan pertunjukan-pertunjukan ini di New York, dan gedung ini sangat berarti bagi saya, seperti yang sudah saya katakan. Saya merasa sangat bangga setiap kali mendongak ke atas sana dan melihat nama saya terpampang,” kata Styles kepada penonton.

“Ada begitu banyak orang dalam hidup saya, teman-teman dan orang-orang yang pernah bekerja dengan saya, yang tanpa mereka saya tidak akan bisa melakukan ini. Dan dua tahun lalu, tepat hari ini, saya kehilangan salah satu teman itu,” lanjutnya.

Penyanyi berusia 32 tahun itu lalu mengajak penggemarnya saling menjaga. “Saya yakin banyak dari kalian pernah mengalami hal serupa. Saya harap tidak. Tetapi sebenarnya, ini hanya soal saling menjaga satu sama lain. Ada begitu banyak orang yang menyentuh hidup saya dengan cara yang sangat istimewa, yang tanpa mereka saya tidak akan berada di sini. Saya akan memainkan untuk kalian sebuah lagu yang saya tulis untuk teman saya sekitar dua tahun lalu, kalau boleh,” ujarnya.

“What Is Enough” berupa balada yang menggambarkan cara Styles berdamai dengan kehilangan sahabat dekatnya. Salah satu baris liriknya menyinggung surat yang ditulis lalu dibakar, sementara baris lain merujuk pada pemakaman Payne.

Payne meninggal pada Oktober 2024 setelah jatuh dari balkon lantai tiga sebuah hotel di Buenos Aires, Argentina. Ia berusia 31 tahun.

Dalam wawancara dengan Apple Music yang dirilis 4 Maret lalu, Styles mengaku kepergian Payne begitu berat baginya. “Kehilangan teman mana pun itu sulit, tetapi sangat sulit kehilangan teman yang begitu mirip denganmu dalam banyak hal. Rasanya, saya melihat seseorang dengan hati paling baik yang hanya ingin menjadi hebat,” katanya.

Kepergian itu juga membuatnya menata ulang hidup. “Itu momen yang sangat penting bagi saya untuk melihat hidup saya dan bertanya pada diri sendiri, apa yang ingin saya lakukan dengan hidup saya, bagaimana saya ingin menjalaninya. Dan menurut saya, cara terbaik menghormati teman-teman yang telah pergi adalah dengan menjalani hidup sepenuhnya,” ujar Styles.

Ungkapan duka serupa juga datang dari ibu aktor RJ Mitte pekan ini, sementara dari panggung lain, film konser KATSEYE menembus box office Amerika. Kisah para penggemar yang setia mengiringi idolanya juga terekam dalam tulisan tentang fandom konser selawat.

Bagikan

Baca Juga

Ibu RJ Mitte Berharap Kisah Putranya Selamatkan Orang Lain
Canang Kayu Singkil Pindah dari Sawah ke Hadapan Bupati
Pukulan Gong Suku Abui Mengabarkan Tamu dan Jumlah Hewannya
Nyanyian Makalelon Minahasa Menitipkan Pesan Ibu bagi Perantau
Lirik Lagu Lugat al-Alam dan Jejak Pengorbanan Seorang Ibu
Biola Solo Satukan La Primavera Vivaldi dan Dangdut Melayu Ijuk