Kata Ustaz Adi Hidayat: Masjid Sebaik-baiknya Tempat Menyelesaikan Masalah

Masjid merupakan sebaik-baiknya tempat yang ada untuk dapat menyelesaikan suatu masalah menurut Ustaz Adi Hidayat.

Masjid [Canva]

Masjid merupakan sebaik-baiknya tempat yang ada untuk dapat menyelesaikan suatu masalah menurut Ustaz Adi Hidayat.

Cekricek.id -  Ustaz Adi Hidayat menjelaskan bahwasanya fungsi mata bagi manusia memang untuk melihat. Tetapi memiliki sedikit perbedaan jika dibandingkan dengan hewan atau makhluk hidup lainnya, yaitu dikhususkan hanya agar dapat melihat yang baik-baik saja.

Begitu juga halnya dengan lisan di mana seorang muslim dilarang untuk saling mencela dan sebagai macam hal-hal yang membawa keburukan. Menurutnya semua hal tersebut diajarkan langsung di masjid.

Tapi terkadang ia pun merasa heran mengapa masjid sendiri juga terjadi hal-hal yang dianggap kurang baik. Misalnya saja yang sering dialami jamaah.

“Padahal Masjid itu tempat untuk mendidik supaya terhormat Kok bisa keluar keluar dari masjid ada yang tertukar sandal,” ucap Ustaz Adi idayat.

Secara tegas, Ustaz Adi Hidayat kemudian menjelaskan bahwasanya masjid merupakan tempat terbaik dari yang pernah ada sebagaimana kisah dari nabi ketika hijrah.

“Masjid mendidik untuk tampil terhormat maka dari itulah pertama kali nabi ketika berhijrah dari Mekah,” lanjutnya.

Karena pada saat hijrah ke Madinah tersebut nabi justru mendahulukan untuk membangun masjid sebelum memiliki rumah atau bangunan lainnya.

Hal ini karena Masjid merupakan sebaik-baiknya tempat yang pernah ada sekaligus juga tempat untuk bertemu bagi umat Islam demi menghadap Sang Khalik ataupun penciptanya. Maka dari itu ini juga masuk dalam alasan mengapa masjid menjadi tempat pertama yang didirikan nabi.

“Ia juga mengumpulkan seluruh masyarakat tidak hanya dari kaum muslim tetapi juga non muslim untuk mengembalikan statusnya dengan hormat,” ceritanya.

Masjid Tempat Selesaikan Masalah

Lampiran Gambar

Serta ia juga menambahkan bahwasanya nabi berhasil menyelesaikan pertikaian yang telah ada ratusan tahun saat kedatangannya ke Madinah. Serta langsung bisa disambut hangat oleh warga.

“Pertama kali beliau dirikan itu bukanlah rumah tetapi mendirikan masjid. Beliau kumpulkan masyarakatnya bukan hanya yang muslim dan mengembalikan mereka dalam status terhormat. Dengan mempersaudarakan masyarakat yang bertikai pada saat itu.”

Dengan adanya contoh tersebut menjelaskan bahwasanya Masjid merupakan tempat yang sebaik-baiknya untuk dapat menyelesaikan suatu masalah.

“Konflik yang ada ratusan tahun selesai dengan datangnya Nabi Muhammad.”

Tidak hanya masalah antar hamba dengan penciptanya tetapi juga antar sesama hamba yang sudah mengalami permasalahan.

Baca Juga: Bagaimana Hukum Berwudu di Toilet?, Ini Kata Ustaz Adi Hidayat

Apalagi karakter sebagai seorang muslim juga harus terbentuk berdasarkan ketakwaannya dengan mengunjungi masjid.

Baca Juga

Ilustrasi ruang pertemuan dengan kursi lipat dan meja bermikrofon
Usul Suksesi 1998 Ditolak Tanwir dan Jalan Amien Rais ke PAN
Mushaf Al-Quran terbuka di atas rehal di dalam masjid
Sebelum “Islam, Yes, Partai Islam, No”: Lima Pekan yang Mengubah Nurcholish Madjid
Dua lembar naskah kuno berbahasa Arab yang menguning dengan kaca pembesar di atasnya
Hoesein Djajadiningrat, Bangsawan Banten yang Menulis Islam Nusantara dengan Kacamata Leiden
Masjid Raya Baiturrahman di Banda Aceh dengan kubah hitam dan bayangannya di kolam pantul
Traktat 1871, Hikayat Perang Sabil, dan Tiga Dasawarsa Perang Aceh
Menteri Agama dan sejumlah tokoh berpakaian putih menengadahkan tangan memanjatkan doa bersama di atas panggung
Menag Sebut Doa dan Harmoni Benteng Ketahanan Bangsa
Pengaruh Islam terhadap Budaya Melayu: Warisan yang Hidup hingga Kini
Pengaruh Islam terhadap Budaya Melayu: Warisan yang Hidup hingga Kini