Merawat Warisan Budaya, Kabupaten Bengkalis Gelar Festival Lampu Colok 2024

A A

Merawat Warisan Budaya, Kabupaten Bengkalis Gelar Festival Lampu Colok 2024. [Foto: Istimewa]

Bengkalis, Cekricek.id - Untuk menjaga dan merawat budaya tradisi masyarakat setempat, Pemerintah Kabupaten Bengkalis menggelar Festival Lampu Colok tahun 1445 H/2024 M. Acara ini dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Bengkalis, Bagus Santoso, pada Sabtu (6/4/2024) di Desa Pangkalan Batang Barat, Kecamatan Bengkalis.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Bengkalis menyambut baik dan memberikan apresiasi kepada seluruh pihak yang berkomitmen melestarikan kearifan lokal lampu colok.

Menurutnya, festival budaya lampu colok yang diselenggarakan setiap tahun menjelang Idul Fitri ini harus terus dilestarikan, mengingat lampu colok telah mendapat pengakuan dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia sebagai warisan budaya tak benda.

"Sebagai warisan budaya tak benda, festival lampu colok yang kita selenggarakan ini juga dapat kita jadikan sebagai salah satu bentuk syiar. Karena ada banyak hikmah maupun tunjuk ajar kehidupan yang dapat kita petik dari penyelenggaraan festival budaya ini," ujar Bagus Santoso.

Wakil Bupati Bengkalis juga berharap, dengan dibukanya Festival Lampu Colok yang diikuti 25 peserta se-Kabupaten Bengkalis, dapat menarik kunjungan wisatawan dan membuat warga Bengkalis yang tinggal di perantauan rindu untuk pulang berhari raya di kampung halaman.

"Gerakkan jari-jari kreatifitas anda semua melalui handphone maupun gadget yang ada ditangan anda, agar setiap miniatur dan keindahan festival lampu colok ini, untuk postingkan di setiap media sosial yang anda miliki, sehingga dapat terlihat festival lampu colok kita ini bisa bertebaran didunia maya dan terinformasikan ke seluruh belahan dunia," pungkas Bagus Santoso.

Baca juga: Jembatan Sumatera-Bengkalis Sepanjang 6,1 Km Segera Dibangun, Tim Khusus Dibentuk

Hadir dalam acara ini, antara lain Kapolres Bengkalis, Dandim 0303/Bengkalis, Anggota DPRD Provinsi Riau, Kepala Dinas Pariwisata Budaya Pemuda dan Olahraga Kabupaten Bengkalis, Camat Bengkalis, Staf Ahli Bupati, Ketua TP-PKK Kabupaten Bengkalis, Ketua DWP Kabupaten Bengkalis, serta pejabat dan masyarakat setempat.

Bagikan

Baca Juga

Rumah Adat Suku Sakai Diresmikan Saat Hutan Adatnya Rusak
Pendapatan Suku Akit di Meranti Paling Terkait Utang Kecil
Izin Ninik Mamak Jadi Pintu Nikah Tercatat di Koto Kampar Hulu
Adu Ayam Talang Mamak: Perintah Tuhan yang Bergeser Jadi Judi
Busana Petani Batobo Kuansing Dijahit Jadi Gaya Art of Beat
Canang Kuantan Singingi, Satu Nada E yang Membawa Kabar Adat