Pembangunan Ruas Tol Rengat - Pekanbaru Seksi Junction Pekanbaru - Bypass Pekanbaru Sepanjang 30,57 km Dikebut Tahun 2024

A A

Desain Ruas Tol Rengat - Pekanbaru Seksi Junction Pekanbaru - Bypass Pekanbaru Sepanjang 30,57 km. [Foto: Media Center Riau]

Cekricek.id, Pekanbaru - Hutama Karya (HK) mempercepat tahap penyelesaian Jalan Tol Rengat - Pekanbaru, dengan fokus pada seksi Junction Pekanbaru - Bypass Pekanbaru. Dengan total panjang 30,57 km, ruas tol ini menjadi bagian penting dari Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) Tahap II.

Menurut Tjahjo Purnomo, Executive Vice President Hutama Karya, tol ini akan menjadi penghubung vital antar provinsi di Sumatera, meliputi Riau, Sumbar, dan Jambi. "Penandatanganan perjanjian pengusahaan jalan tol (PPJT) pada Desember 2023 menjadi tonggak penting dalam mewujudkan proyek ini," ungkap Tjahjo Purnomo dalam keterangan tertulis.

Pihak Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) IV Jambi, melalui Kepala Ibnu Kurniawan, menyampaikan rencana lanjutan pembangunan tol Jambi - Rengat. Proyek dengan total panjang 198 km ini, yang sebagian besar berada di Provinsi Jambi, akan dimulai pada tahun 2024, membentang dari Tempino - Simpang Ness - Merlung hingga batas Rengat, Provinsi Riau.

Sepanjang 116,5 km jalan tol ini berada di Provinsi Jambi, sementara sisanya berada di wilayah pembangunan Riau.

"Jalan Tol Jambi-Rengat diharapkan memberikan dampak positif dalam meningkatkan konektivitas dan pengembangan wilayah di kedua provinsi," jelas Ibnu Kurniawan. Proyek ini menjadi bagian strategis dalam mengoptimalkan infrastruktur Sumatera.

Selain itu, HK juga sudah menyelesaikan desain terbaru ruas tol ini. Desain ini menunjukkan komitmen HK dalam menciptakan jalan tol yang efisien dan aman. Melibatkan teknologi mutakhir, desain ini tidak hanya memperhatikan aspek konektivitas, tetapi juga keselamatan pengguna jalan.

Keberlanjutan pembangunan tol ini menggambarkan peran pentingnya dalam mendukung pertumbuhan ekonomi dan mobilitas masyarakat di wilayah tersebut.

Dengan demikian, proyek ini menandai pencapaian signifikan dalam pengembangan infrastruktur jalan tol di Sumatera. Harapan besar diletakkan pada dampak positif yang akan dirasakan oleh masyarakat dan sektor ekonomi setempat ketika proyek ini rampung.

Dapatkan update Berita Riau Hari Ini setiap hari dari Cekricek.id. Ikuti kami melalui Google News. Klik tautan untuk terhubung.

Bagikan

Baca Juga

Rumah Suku Duano di Pesisir Riau Masih Mengikuti Bentuk Perahu
Suku Duanu Pindah dari Sampan ke Rumah, Bantuan Belum Merata
Di Desa Tambak, Panen Madu Bermantra Hilang Saat Hutan Jadi Sawit
Agama Leluhur Talang Mamak Tertanam di Sungai, Ladang, dan Pohon
Hutan Adat Talang Mamak Jadi Taman Nasional, Hak Kelola Terbatas
Suku Akit di Tenan Tak Tahu Ada Aturan untuk Memberdayakan Mereka