Cekricek.id — Sebuah perahu rekreasi terbalik di Pelabuhan New York, Amerika Serikat, pada Sabtu (8/8/2026) malam waktu setempat. Seorang bayi berusia lima bulan dan ibunya tewas dalam kecelakaan itu.
Mengutip UPI, Minggu (9/8/2026), korban adalah Antonella Garcia yang baru berumur lima bulan dan ibunya, Sara Sanchez (27), warga College Point, Queens. Penyelam mengangkat keduanya dari air lalu membawa mereka ke NYU Langone Health Brooklyn dalam kondisi kritis. Nyawa keduanya tidak tertolong.
Ayah bayi tersebut, yang merupakan pasangan Sanchez, ikut berada di atas perahu ketika kecelakaan terjadi. Keterangan itu disampaikan sejumlah sumber kepada The New York Post.
Panggilan darurat 911 masuk sekitar pukul 22.25 waktu setempat dan melaporkan perahu terbalik di dekat Liberty Island, di Teluk New York Hulu, sebagaimana dilaporkan The New York Times.
Dua belas penumpang lain berhasil diselamatkan dari air. Mereka dibawa ke sejumlah rumah sakit di sekitar lokasi dan dilaporkan dalam kondisi stabil.
Kelebihan Muatan Empat Orang
Nakhoda perahu, Manuel Hernandez (46), ditangkap dan didakwa 13 tuduhan membahayakan orang lain secara sembrono. Penangkapan itu diumumkan Penjaga Pantai Amerika Serikat melalui pernyataan pada Minggu.
Perahu yang dipakai adalah Yamaha AR210 sepanjang 21 kaki keluaran 2019 berwarna putih. Kapasitas resminya sepuluh orang, tetapi malam itu mengangkut 14 penumpang. Belum diketahui apakah para penumpang mengenakan jaket pelampung.
Baca juga: Kapal Terbalik di Perairan Pulau Rupat Bengkalis, 3 ABK Selamat
Diselidiki sebagai Dugaan Carter Ilegal
Penyidik Penjaga Pantai bekerja sama dengan Kepolisian New York untuk memastikan apakah pelayaran itu termasuk operasi carter ilegal. Istilah tersebut merujuk pada pengangkutan penumpang berbayar tanpa sertifikasi Penjaga Pantai, perlengkapan keselamatan, dan sertifikat inspeksi yang diwajibkan.
“Kami sangat berduka atas hilangnya nyawa tadi malam, dan pikiran kami tertuju kepada keluarga serta orang-orang terkasih para korban pada masa yang teramat sulit ini,” kata Kapten Doreen McCarthy, Komandan Penjaga Pantai Sektor New York.
“Kami sangat berterima kasih atas tindakan sigap dan berani dari lembaga-lembaga mitra kami serta kapal Good Samaritan yang membantu menyelamatkan para penyintas dari air,” ujarnya. “Kami berkomitmen meminta pertanggungjawaban operator ilegal sejauh yang diizinkan hukum, demi keselamatan semua orang di perairan kami.”
Liberty Island adalah lokasi Patung Liberty, salah satu tujuan wisata paling ramai di New York.
Baca juga: Diperkirakan Lebih dari 60 Orang Meninggal Akibat Kapal Tenggelam di Dekat Cape Verde
Kelebihan muatan juga berulang kali menjadi penyebab kecelakaan pelayaran di Indonesia, seperti pada tenggelamnya KM Labobar di perairan Sumenep.


















