Rencana Modifikasi Cuaca di Riau Dibatalkan: BMKG Prediksi Turunnya Curah Hujan

A A

Ilustrasi. [Foto: Canva]

Pekanbaru, Cekricek.id - Pekan ini, rencana penerapan Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) di Provinsi Riau dibatalkan oleh Pemerintah Pusat. Sebelumnya, BNPB mengusulkan penggunaan TMC untuk mengatasi potensi banjir di beberapa titik Riau.

Namun, informasi terbaru menunjukkan pembatalan TMC menyusul perubahan cuaca yang diantisipasi dalam seminggu mendatang di Riau. Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Riau, M. Edi Afrizal, mengungkapkan hasil koordinasi dengan BMKG.

Menurut BMKG, curah hujan di Riau dalam seminggu mendatang diprediksi mulai berkurang dengan intensitas antara ringan hingga sedang. Hasil prediksi cuaca tersebut menjadi dasar koordinasi BPBD dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Dalam pertemuan dengan BNPB, Pemerintah Provinsi Riau sepakat untuk tidak melanjutkan rencana TMC. Keputusan ini diambil karena intensitas curah hujan di Riau sudah mengalami penurunan.

"Koordinasi dengan BNPB sudah dilakukan, dan kami tidak mengajukan TMC. Kami khawatir jika tetap dilakukan TMC, Riau akan mengalami minim curah hujan dan meningkatkan risiko Karhutla, mengingat sudah memasuki musim kemarau tahap I," ujar Edi Afrizal, Selasa (23/1/2024).

Sebelumnya, Kepala BNPB, Letjen TNI Suharyanto, mengutarakan wacana modifikasi cuaca untuk mengurangi intensitas hujan di Riau saat rakor bersama pemangku kepentingan provinsi. Namun, kali ini, TMC direncanakan untuk mengurangi intensitas hujan dan menggeser awan yang berpotensi hujan.

Suharyanto menjelaskan, "Menghentikan hujan tak mungkin, kita hanya dapat mengurangi volumenya atau mengalihkannya. TMC untuk menahan hujan lebih sulit dibandingkan dengan memodifikasi cuaca untuk menurunkan hujan, seperti saat penanggulangan Karhutla."

BNPB sebelumnya telah menerapkan TMC untuk memodifikasi hujan di DKI Jakarta dan Jawa Barat guna menghindari bencana banjir. Meskipun hasilnya tidak terlihat secara langsung, tindakan tersebut dianggap sebagai langkah preventif untuk mengurangi potensi bencana banjir di wilayah tersebut.

Baca juga: Banjir Riau Surut, Kini Tersisa 5 Wilayah yang Terendam Banjir

Dengan pembatalan TMC di Riau, pemerintah berharap dapat mengelola dampak cuaca yang berubah dengan bijak, menjaga keberlanjutan lingkungan, dan mengurangi risiko bencana di masa mendatang.

Baca Berita Riau Hari Ini setiap hari di Cekricek.id.

Bagikan

Baca Juga

Rumah Adat Suku Sakai Diresmikan Saat Hutan Adatnya Rusak
Pendapatan Suku Akit di Meranti Paling Terkait Utang Kecil
Izin Ninik Mamak Jadi Pintu Nikah Tercatat di Koto Kampar Hulu
Adu Ayam Talang Mamak: Perintah Tuhan yang Bergeser Jadi Judi
Busana Petani Batobo Kuansing Dijahit Jadi Gaya Art of Beat
Canang Kuantan Singingi, Satu Nada E yang Membawa Kabar Adat