Pandji Soeroso

Pandji Soeroso adalah wakil ketua Badan Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI), anggota Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI), Gubernur Jawa Tengah pertama, mantan menteri tenaga kerja dan transmigrasi (1950-1951), mantan Menteri Sosial (1953-1955), dan mantan Menteri Pekerjaan Umum (1955-1956). Ia lahir di Sidoardjo, Jawa Timur, pada 3 November 1895.

Pandji Soeroso. [Foto: Istimewa]

Siapa Pandji Soeroso?

Pandji Soeroso adalah wakil ketua Badan Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI), anggota Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI), Gubernur Jawa Tengah pertama, mantan menteri tenaga kerja dan transmigrasi (1950-1951), mantan Menteri Sosial (1953-1955), dan mantan Menteri Pekerjaan Umum (1955-1956). Ia lahir di Sidoardjo, Jawa Timur, pada 3 November 1895.

Ia pernah bersekolah di Kweekschool (sekolah khusus untuk menjadi guru) di Sidoarjo, tetapi dikeluarkan dari sekolah setelah memimpin teman-temannya memprotes petinggi sekolah yang menghina kaum Anak Negeri (Bumiputera).

R.P Soeroso remaja kemudian pindah ke Surabaya dan bergabung ke Boedi Oetomo dan Sarekat Islam pada 1916. Ia lebih aktif di Sarekat Islam hingga menjadi ketua Sarekat Islam cabang Probolinggo.

Selama menjadi ketua, ia membela para pedagang kecil yang berjualan di jalan. Selain itu, ia juga membuka warung kecil bagi warga tidak mampu.

Pada masa setelah kemerdekaan, ia turut melahirkan koperasi pegawai pertama di Indonesia. Ia wafat pada 16 Mei 1981.

Referensi: Kamus Sejarah Indonesia.

Baca Juga

Ilustrasi sisa gerbang batu bekas istana Melayu di tepi jalan dikelilingi rumah baru
Istana Kesultanan Serdang Jadi Perumahan, Koordinatnya Meleset 10 Km
Ilustrasi tumpukan koran berbahasa Melayu ejaan lama era 1920-an di atas meja kayu
Ketika Haji Merah Menyerang Muhammadiyah dari Mimbar dan Koran
Ilustrasi batu nisan kuno berukir sulur rapat di kompleks makam tua
Satu-satunya Nisan Bertulis di Lombok Menyebut Angka Tahun 1729
Ilustrasi dua buku terbuka di meja kayu perpustakaan
Guru Besar Bima dan Boyolali di Meja Bedah Metodologi Sejarah
Ilustrasi balok batu berprasasti dipotret kamera di atas tripod
Sisi Batu yang Tak Pernah Dibaca Akhirnya Terbuka Lewat Fotogrametri
Ilustrasi ruang pertemuan dengan kursi lipat dan meja bermikrofon
Usul Suksesi 1998 Ditolak Tanwir dan Jalan Amien Rais ke PAN