Soetomo

Soetomo atau familiar dikenal Bung Tomo adalah Tokoh jurnalistik yang pernah bekerja pada Radio Domei. Ia aktif dalam Kepanduan Bangsa Indonesia (KBI).

Soetomo. [Foto: Istimewa]

Siapa Soetomo?

Soetomo atau familiar dikenal Bung Tomo adalah Tokoh jurnalistik yang pernah bekerja pada Radio Domei. Ia aktif dalam Kepanduan Bangsa Indonesia (KBI).

Aktivitasnya dalam dunia jurnalistik dimulai pada 1937. Ia pernah bekerja untuk Soeara Omoem di Surabaya, pernah menjadi redaktur mingguan Pembela Rakyat.

Pada masa pendudukan Jepang ia diangkat sebagai pemimpin redaksi Kantor Berita Domei.

Ia terlibat dalam pembentukan Badan Keamanan Rakyat (BKR). Ia adalah tokoh yang berperan dalam mendirikan Barisan Pemberontak Rakyat Indonesia (BPRI).

Dalam kunjungannya ke Jakarta pada awal Oktober 1945, Bung Tomo berhasil meyakinkan Menteri Penerangan Amir Sjarifoeddin agar memanfaatkan siaran radio untuk mengobarkan semangat rakyat.

Ia membangun pemancar radio sendiri, yaitu Radio Pemberontakan yang berperan penting dalam pertempuran dengan tentara Inggris di Surabaya pada November 1945.

Melalui radio pemberontakan, berkali-kali Bung Tomo berpidato membangkitkan semangat rakyat dan berseru agar bantuan dikirim ke Surabaya untuk menghadapi tentara Inggris.

Referensi: Kamus Sejarah Indonesia.

Baca Juga

Ilustrasi balok batu berprasasti dipotret kamera di atas tripod
Sisi Batu yang Tak Pernah Dibaca Akhirnya Terbuka Lewat Fotogrametri
Ilustrasi ruang pertemuan dengan kursi lipat dan meja bermikrofon
Usul Suksesi 1998 Ditolak Tanwir dan Jalan Amien Rais ke PAN
Deretan lampion merah tergantung di bangunan kelenteng
Rayap di Tiang 1771: Klenteng Tertua Semarang Bertahan dari Sumbangan Umat
Hamparan hutan hujan tropis terlihat dari udara
Sejarah Indonesia Masih Jarang Menempatkan Alam sebagai Pelaku
Mushaf Al-Quran terbuka di atas rehal di dalam masjid
Sebelum “Islam, Yes, Partai Islam, No”: Lima Pekan yang Mengubah Nurcholish Madjid
Tumpukan surat kabar lama yang menguning
Iklan yang Menyamar Jadi Berita: Cara Belanda Merayu Kaum Terpelajar ke Lampung