Tentara Kanjeng Nabi Muhammad (TKNM)

Kamus Sejarah Indonesia -

Ilustrasi: Kamus Sejarah Indonesia. [Creator Cekricek.id]

Apa Itu Tentara Kanjeng Nabi Muhammad (TKNM)?

Tentara Kanjeng Nabi Muhammad (TKNM) adalah sebuah gerakan umat Islam yang lahir karena adanya penghinaan terhadap Nabi Muhammad. Sebelumnya, surat kabar Djawi Hisworo yang bermarkas di Surakarta memuat artikel kontroversial bertajuk Pertjakapan Marto dan Djojo.

Salah satu kalimat yang berbunyi “Goesti Kanjeng Nabi Rasul itu minum ciu A.V.H dan minum opium...,” menimbulkan reaksi umat Islam di sejumlah daerah, terutama umat Islam yang berada di Surabaya dan sekitarnya.

Oleh karena itu, Tjokroaminoto selaku Ketua SI mengadakan pertemuan akbar dengan umat Islam yang dilaksanakan di Surabaya tanggal 6 Februari 1918.

Sejak saat itulah, TKNM berdiri dan bertekad untuk menyatukan kekuatan agar dapat membawa pemimpin redaksi Djawi Hisworoke ke pengadilan.

Adapun tujuan lain dari TKNM ialah mempertahankan kehormatan Islam, Nabi Muhammad, serta umat Islam.

Referensi: Kamus Sejarah Indonesia.

Baca Juga

Ilustrasi balok batu berprasasti dipotret kamera di atas tripod
Sisi Batu yang Tak Pernah Dibaca Akhirnya Terbuka Lewat Fotogrametri
Ilustrasi ruang pertemuan dengan kursi lipat dan meja bermikrofon
Usul Suksesi 1998 Ditolak Tanwir dan Jalan Amien Rais ke PAN
Deretan lampion merah tergantung di bangunan kelenteng
Rayap di Tiang 1771: Klenteng Tertua Semarang Bertahan dari Sumbangan Umat
Hamparan hutan hujan tropis terlihat dari udara
Sejarah Indonesia Masih Jarang Menempatkan Alam sebagai Pelaku
Mushaf Al-Quran terbuka di atas rehal di dalam masjid
Sebelum “Islam, Yes, Partai Islam, No”: Lima Pekan yang Mengubah Nurcholish Madjid
Tumpukan surat kabar lama yang menguning
Iklan yang Menyamar Jadi Berita: Cara Belanda Merayu Kaum Terpelajar ke Lampung