Tim UNDIP Petakan Kawasan Transmigrasi Senggi di Keerom, Papua

A A

Kegiatan pemetaan Tim Ekspedisi Patriot Universitas Diponegoro di Kawasan Transmigrasi Senggi, Kabupaten Keerom, Papua. [Foto: Universitas Diponegoro]

Cekricek.id — Tim Ekspedisi Patriot Universitas Diponegoro memetakan Satuan Permukiman 1 dan 2 Kawasan Transmigrasi Senggi, Kabupaten Keerom, Papua, dan menghasilkan peta detail berskala 1:5.000.

Berdasarkan keterangan tertulis Universitas Diponegoro, Jumat (04/09/2026), tim yang diketuai Pangi itu mengerjakan pemetaan dasar untuk menyediakan data spasial mutakhir bagi penataan kawasan transmigrasi.

Peta berskala besar tersebut diproyeksikan menjadi acuan penataan bidang tanah, perencanaan lokasi demonstrasi plot sawah, sekaligus dasar perbaikan sarana infrastruktur di permukiman warga.

Baca juga Itera Kaji Ketangguhan Pelabuhan Panjang Hadapi Tsunami

Pemetaan diawali pengukuran titik kontrol tanah di kedua satuan permukiman. Titik kontrol itu menjadi acuan georeferensi agar seluruh hasil pemetaan memenuhi standar teknis pemetaan skala besar.

Tim kemudian mengambil data udara memakai pesawat nirawak. Cara itu dipilih karena mampu menjangkau hamparan luas dalam waktu singkat sekaligus menghasilkan citra udara beresolusi tinggi sebagai bahan dasar penyusunan peta.

Baca juga ITB Pasang Filtrasi Pasir Lambat untuk Air Gambut Dumai

Ondoafi Satuan Permukiman 2, Patras Kepi, menyatakan peta cetak itu penting bagi warga. “Kami mengapresiasi dan berterima kasih atas kegiatan pemetaan ini. Cetakan peta fisik ini penting bagi kami,” katanya.

“Nanti kami berharap juga diberikan hasilnya, karena dengan adanya peta yang presisi dan akurat ini, perencanaan dan pelaksanaan pembangunan di Kawasan Transmigrasi Senggi tentu bisa berjalan jauh lebih cepat,” ujar Patras.

Baca juga IPB Kaji Restorasi Mangrove Pantai Utara Jawa di Indramayu

Universitas Diponegoro tidak menyebutkan luas kawasan yang dipetakan, jumlah bidang tanah yang tercakup, maupun kapan peta itu diserahkan kepada pemerintah daerah.

Bagikan

Baca Juga

Mesin Undip Ubah 200 Kg Sampah Plastik Jadi Bahan Bakar Cair
Karung Jagung di Gudang Demini Kini Punya Nama dan Tanggal
Warga Yapsi Kini Bisa Cek Stok Obat Sebelum Berjalan ke Pustu
Ikan Kumbe Tak Cukup Ditangkap, Harus Diolah dan Dipasarkan
Suku Hubula Menanam Kayu Semalam sebelum Membangun Honai
Biochar Sekam Padi Tim UNDIP untuk Tanah Masam Senggi, Keerom