Wix Rilis Symphony, Sistem Multi-Agen AI untuk Usaha Kecil

Pemilik usaha kecil memotret produk dan mengurus pesanan dengan laptop

Ilustrasi pemilik usaha kecil mengurus pesanan dan konten promosi sendirian. [Foto: Ilustrasi/Pexels]

Cekricek.id — Wix meluncurkan Symphony, sebuah sistem multi-agen kecerdasan buatan yang dirancang untuk usaha kecil dan menengah. Produk ini berdiri sendiri, artinya dapat dipakai tanpa harus lebih dulu memiliki situs web buatan Wix, dan mulai tersedia pada Selasa, 11 Agustus 2026.

Istilah multi-agen merujuk pada sekumpulan program kecerdasan buatan yang masing-masing diberi tugas khusus, lalu bekerja bersama menuntaskan satu pekerjaan yang lebih besar. Pendekatan ini berbeda dari asisten obrolan tunggal yang hanya menjawab pertanyaan, karena tiap agen diberi wewenang menjalankan langkah kerja tertentu.

Maestro sebagai Pengatur

Di pusat sistem terdapat agen bernama Maestro. Agen ini mempelajari cara sebuah usaha beroperasi, menentukan mana pekerjaan yang perlu didahulukan, lalu membagikan tugas kepada agen-agen khusus di bawahnya. Agen turunan itu menjalankan pekerjaan pada alur kerja yang sudah disetujui pemilik usaha dan dapat terhubung dengan perkakas yang telah dipakai sehari-hari.

Wix menambahkan lapisan pemeriksa berupa agen tersendiri yang menilai hasil kerja sebelum disodorkan kepada pengguna. Sistem juga menyajikan ringkasan harian yang disebut rapat pagi, berisi pekerjaan yang sudah rampung, yang masih tertunda, serta peluang yang ditemukan agen selama bekerja.

“Kami membangun Symphony agar menjadi pengatur agen AI andalan bagi usaha kecil dan menengah,” kata Ronny Elkayam, Chief Operating Officer Wix. Ia menyebut sistem itu dirancang khusus mengikuti cara usaha kecil bekerja, dengan memadukan pengalaman dua dekade perusahaan melayani segmen tersebut.

Baca juga: Agen AI Bobol Sistem Pemesanan Gym demi Kursi Kelas Pagi Penggunanya

Menyasar Pekerjaan Administratif

Dikutip dari TechRadar, sasaran utama Symphony adalah pekerjaan administratif yang menyita waktu pemilik usaha kecil, mulai dari merapikan pesanan, menindaklanjuti pertanyaan pelanggan, sampai menyiapkan bahan promosi. Beban seperti ini kerap ditanggung sendiri oleh pemilik usaha yang tidak punya staf khusus, sehingga waktu untuk mengembangkan produk menjadi tersisa sedikit.

Wix menawarkan Symphony melalui langganan berjenjang. Perusahaan belum memerinci besaran biaya tiap jenjang maupun daftar negara tempat layanan itu tersedia lebih dulu, termasuk apakah antarmukanya mendukung bahasa Indonesia sejak awal.

Langkah ini menempatkan Wix di persaingan yang makin ramai. Sejumlah penyedia perkakas usaha daring mulai menawarkan agen otomatis untuk membalas pesan pelanggan dan mengurus pesanan, sementara para pembuat model kecerdasan buatan juga membuka jalur agar agen mereka dapat menjalankan tugas di aplikasi pihak ketiga. Pembedanya kini bukan lagi sekadar kemampuan menyusun kalimat, melainkan seberapa rapi sebuah sistem menghubungkan agen dengan data dan perkakas yang sudah dipakai pemilik usaha.

Baca juga: Meta Rilis Muse Glimmer, Model AI Terbuka yang Bisa Jalan di Satu Kartu Grafis

Peluang dan Risikonya bagi UMKM

Bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah di Indonesia, tawaran semacam ini menyentuh persoalan nyata. Banyak pemilik toko daring mengelola pesanan, percakapan pelanggan, dan konten promosi sendirian, dan otomatisasi dapat memangkas jam kerja yang terbuang untuk urusan berulang.

Meski demikian, memberi wewenang kepada agen otomatis untuk bertindak atas nama usaha membawa risiko yang perlu diperhitungkan. Kesalahan agen dalam membalas pelanggan, mengubah harga, atau mengirim informasi yang keliru langsung berdampak pada reputasi dan pendapatan. Pemilik usaha juga perlu memastikan data pelanggan yang diproses agen tersimpan sesuai aturan pelindungan data pribadi yang berlaku.

Karena itu, batas kewenangan yang diberikan kepada tiap agen menjadi penentu. Sistem seperti Symphony menempatkan persetujuan pemilik usaha sebagai penjaga, tetapi hasil akhirnya tetap bergantung pada seberapa cermat pemilik menyusun alur kerja dan meninjau keluaran agen sebelum sampai ke pelanggan.

Baca Juga

Penumpang memakai laptop di kursi kabin pesawat
Wi-Fi Palsu Muncul di Kabin, Delta Selidiki Penerbangan Las Vegas-Atlanta
Sepasang earbud nirkabel di dalam kotak pengisi daya
Fitur Alat Bantu Dengar Galaxy Buds Lolos FDA, Meluncur Kuartal Keempat 2026
Ilustrasi model molekul untai DNA berwarna
Jarum Suntik Nano dari Untai DNA Tembus Membran Sel Buatan, Belum Diuji pada Sel Hidup
Ilustrasi abstrak jaringan data dan kecerdasan buatan
Zuckerberg Terbitkan Manifesto 6.500 Kata soal Superkecerdasan Personal Meta
Dua peneliti berjas laboratorium bekerja di dekat instrumen, sementara seorang lainnya mencatat di depan komputer
Katalis Perak Berpindah Titik Reaksi Bergantung Arah Kerja Sel Oksida Padat
Seorang petani menyemprotkan cairan ke tanaman di hamparan lahan
Petani di China Kehilangan Panen Wijen Setelah Menuruti Resep Pestisida dari AI