Abikoesno Tjokrosoejoso

Abikoesno Tjokrosoejoso adalah salah satu tokoh yang berjasa dalam perumusan dasar negara yang tertuang dalam pembukaan Undang-Undang Dasar 1945.

Abikoesno Tjokrosoejoso. [Foto: Istimewa]

Siapa Abikoesno Tjokrosoejoso?

Abikoesno Tjokrosoejoso adalah salah satu tokoh yang berjasa dalam perumusan dasar negara yang tertuang dalam pembukaan Undang-Undang Dasar 1945.

Adik kandung dari HOS Tjokroaminoto ini tergabung dalam keanggotaan Panitia Sembilan yang dibentuk oleh Badan Penyelidik Usaha-Usaha Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI).

Oleh karena itu, dapat dipahami bahwa ia adalah sosok yang aktif dalam mendukung gerakan Kemerdekaan Indonesia.

Pengabdian Abikoesno terhadap Indonesia tidak hanya sampai di situ. Setelah Indonesia merdeka, Abikoesno dipilih oleh Presiden Sukarno untuk menjabat sebagai Menteri Perhubungan yang pertama sekaligus menjabat sebagai Menteri Pekerjaan Umum yang pertama.

Selain itu, pria kelahiran 1897 ini juga pernah diangkat sebagai penasihat delegasi RI dalam Konferensi Meja Bundar (KMB).

Pria yang pernah memimpin Partai Sarekat Islam Indonesia (PSII) ini juga pernah ditunjuk pemerintah untuk pergi ke Suriname dalam rangka masalah kewarganegaraan 300 orang Indonesia yang tinggal di sana.

Referensi: Kamus Sejarah Indonesia.

Baca Juga

Ilustrasi pahatan relief batu candi memperlihatkan pemanah menarik busur
Busur di Relief Candi Menyusut Delapan Abad, dari Vansa ke Saranga
Ilustrasi detail relief batu candi memperlihatkan sosok bermahkota berkepala banyak
Rahwana Berkepala Tujuh di Prambanan, Manusia Biasa di Panataran
Ilustrasi undakan batu andesit menembus padang rumput di punggungan gunung berkabut
Api Merbabu Menyingkap Tangga Batu dan Prasasti 1527 Masehi
Ilustrasi pertunjukan wayang kulit dengan iringan gamelan pada malam hari
Prasasti 907 Masehi Menyebut Wayang, Kabar Tertua Pertunjukan Jawa
Ilustrasi tumpukan kain tenun tradisional berlatar permukaan batu prasasti
Dua Kain yang Hanya Boleh Dimiliki Raja pada Masa Mpu Sindok
Ilustrasi arca batu dewa matahari di relung dinding candi
Menelusuri Tujuh Arca Dewa Surya di Jawa dari Kediri sampai Prambanan