Ahmad Kemal Idris

A A

Ahmad Kemal Idris. [Foto: Istimewa]

Siapa Ahmad Kemal Idris?

Ahmad Kemal Idris adalah Duta Besar dan Pangkostrd (1967), lahir di Singaraja, Bali 10 Februari 1923 dan meninggal di Jakarta, 28 Juli 2010. Karier militernya dimulai dengan menjadi Seinendan. Kemudian, ia bergabung dalam satuan militer Jawa Barat, Divisi Siliwangi.

Kemal Idris juga mengajak bergabung Poncke Princen, opsir Belanda untuk bergabung dengan Indonesia.

Puncak karier militernya dicapai dengan menjadi Pangkostrad pada tahun 1967, selama menjadi Pangkostrad ia berperan besar dalam mendukung gerakan mahasiswa yang menentang Orde Lama.

Kemudian ia menjabat panglima Komando Antar daerah untuk Kawasan Indonesia Timur. Karier terakhir Kemal di militer adalah panglima Komando Wilayah Pertahanan (Pangkowilhan) dengan pangkat letnan jenderal.

Setelah pensiun dari karier militer, pada September 1972 ia ditugaskan untuk menjadi duta besar Indonesia untuk Yugoslavia merangkap untuk Yunani.

Ia menjadi pengusaha dan dijuluki "Jenderal Sampah", karena mengelola usaha penanggulangan sampah. Kemal Idris juga aktif di Barisan Nasional (Barnas). ‘Bertarung dalam Revolusi’ merupakan judul buku memoar Kemal Idris.

Referensi: Kamus Sejarah Indonesia.

Bagikan

Baca Juga

Lowalangi, Nama Dewa Nias yang Kini Disebut dalam Doa Kristen
Prabu Siliwangi di Hulu Citarum, Tapa yang Dibaca sebagai Islam
Polahi Gorontalo, Pelarian Pajak Kolonial yang Masih Terpinggir
Wong Kalang dan Samin, Dua Tafsir Asal Usul Orang Bojonegoro
Suku Sakai di Mandau, Sudah Sampai Kampus tapi Belum Sejahtera
Carok Madura, dari Tanah Kapur sampai Pemilihan Kepala Desa