Cekricek.id — Peta jalan penyelesaian Gaza yang didukung Amerika Serikat tetap menjadi satu-satunya jalan ke depan, meski baru saja ditolak Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu. Penegasan itu datang dari kepala badan pelaksana bentukan Presiden AS Donald Trump.
Mengutip Arab News, Minggu (9/8/2026), pernyataan disampaikan Nickolay Mladenov, high representative Board of Peace untuk Gaza, dalam wawancara dengan stasiun televisi Israel, Channel 12.
“Pilihan yang kami tawarkan hari ini adalah satu-satunya jalan ke depan yang memastikan tragedi ini tidak terulang,” kata Mladenov.
Tragedi yang ia maksud adalah serangan Hamas pada 7 Oktober 2023.
Muncul di Hari yang Sama dengan Penolakan Netanyahu
Pernyataan Mladenov keluar pada hari ketika Netanyahu menyatakan Israel menolak dokumen 15 poin susunan Trump. Dalam rapat kabinet, Netanyahu menegaskan tidak akan ada penarikan pasukan sebelum Hamas benar-benar dilucuti.
Baca juga: Netanyahu Tolak Rencana 15 Poin Trump untuk Gaza
Perbedaan keduanya bukan pada tujuan, melainkan pada urutan langkah. Board of Peace bulan lalu menyatakan sudah mencapai kesepakatan untuk pelucutan senjata menyeluruh Hamas dan kelompok bersenjata lain di Gaza. Hamas, di sisi lain, menyatakan penyerahan senjata beratnya bergantung pada langkah Israel lebih dulu.
Board of Peace kini berada di antara dua pihak yang sama-sama menuntut lawannya bergerak terlebih dahulu.
Baca juga: Hamas Siap Jalankan Rencana Damai Gaza, Israel Membantah
Sementara perundingan berjalan di tingkat pemimpin, keadaan warga Gaza belum berubah. Ribuan orang masih bertahan di kamp-kamp tenda, dan layanan kesehatan setempat bekerja dalam keadaan darurat.





















