Bocah 9 Tahun Tewas Tenggelam di Sungai Kampar

A A

Bocah 9 Tahun Tenggelam di Sungai Kampar, Tim SAR Basarnas Lokalisir Jenazah. [Foto: Istimewa]

Kampar, Cekricek.id - Seorang bocah laki-laki berusia 9 tahun bernama Caisar dilaporkan tenggelam di Sungai Kampar, tepatnya di Dusun Tanjung, Desa Sawah, Kecamatan Kampar, Kabupaten Kampar, pada Jumat (2/2/2024). Tim Basarnas Pekanbaru bergegas menuju lokasi kejadian guna melakukan pencarian.

Kepala Basarnas Pekanbaru Budi Cahyadi menuturkan, pihaknya mendapat laporan dari BPBD Kampar terkait insiden tersebut sekitar pukul 13.00 WIB. Mereka segera mengerahkan tim untuk melakukan pencarian korban yang tenggelam di sungai seluas 500 meter itu.

"Kami mendapat info adanya anak tenggelam di Sungai Kampar dari BPBD Kampar. Tim langsung berangkat menuju lokasi kejadian yang berjarak 43 km dari pos SAR Pekanbaru," ungkap Budi.

Tim beranggotakan 8 orang ini tiba di lokasi pukul 14.30 WIB. Mereka menggelar operasi pencarian menggunakan peralatan penunjang seperti rescue truck, rescue car, alat pendeteksi bawah air atau aqua eye, perlengkapan medis, dan peralatan navigasi.

Upaya pencarian yang dilakukan membuahkan hasil. Jenazah bocah yang tenggelam itu berhasil ditemukan sekitar pukul 15.45 WIB.

"Jenazah korban berhasil ditemukan pukul 15.45 WIB dalam kondisi mengambang di permukaan Sungai Kampar," imbuh Budi.

Baca juga: Dua Pelajar SMP Tewas Tenggelam di Sungai Kualo Pelalawan, Diduga Akibat Arus Deras

Jenazah kemudian dievakuasi dan diserahkan kepada pihak keluarga korban yang sudah menunggu di lokasi. Tim Basarnas juga memberikan bantuan berupa uang duka sebesar Rp7.500.000 kepada keluarga almarhum.

Baca Berita Riau Hari Ini setiap hari di Channel Cekricek.id.

Bagikan

Baca Juga

Agama Leluhur Talang Mamak Tertanam di Sungai, Ladang, dan Pohon
Hutan Adat Talang Mamak Jadi Taman Nasional, Hak Kelola Terbatas
Suku Akit di Tenan Tak Tahu Ada Aturan untuk Memberdayakan Mereka
Sekolah Darurat Talang Mamak Dibiayai Rotan dan Kayu dari Hutan
Nelayan Suku Akit Pantang Membawa Lepat Saat Turun ke Laut
Orang Sakai Mengobati Sakit dengan Tari, Gong, dan Daun Hutan