International Monetary Fund (IMF)

Kamus Sejarah Indonesia -

Ilustrasi: Kamus Sejarah Indonesia. [Creator Cekricek.id]

Apa Itu International Monetary Fund (IMF)?

International Monetary Fund (IMF) adalah Didirikan pada 27 September 1945 dengan tujuan untuk mengatur sistem keuangan internasional dan menyediakan pinjaman kepada Negara-negara yang membutuhkannya.

Lembaga ini pada awalnya didirikan sebagai bagian dari usaha memperbaiki kerusakan perekonomian internasional akibat Perang Dunia II.

Namun, seiring dengan peradaban manusia yang semakin maju dan semakin kompleks terutama permasalahan perekonomian dunia, maka tujuan utama organisasi ini pun bertambah yaitu:

  1. Membantu memperlancar kerja sama melalui perundingan-perundingan dalam bidang keuangan,
  2. Membantu memperlancar perdagangan internasional,
  3. Membantu memecahkan permasalahan perekonomian Negara anggota sehingga dapat memperluas kesempatan kerja,
  4. Membantu Negara anggota untuk memperbaiki dan mengatasi kesulitan pembayaran luar negeri melalui pemberian pinjaman,
  5. Mengusahakan tercapainya stabilitas nilai uang (valuta) dan mewujudkan sistem pembayaran internasional sehingga dapat mengurangi hambatan perdagangan antarnegara,
  6. Membantu mengatasi ketidakseimbangan struktur neraca pembayaran negara-negara anggota.

Referensi: Kamus Sejarah Indonesia.

Baca Juga

Deretan lampion merah tergantung di bangunan kelenteng
Rayap di Tiang 1771: Klenteng Tertua Semarang Bertahan dari Sumbangan Umat
Hamparan hutan hujan tropis terlihat dari udara
Sejarah Indonesia Masih Jarang Menempatkan Alam sebagai Pelaku
Mushaf Al-Quran terbuka di atas rehal di dalam masjid
Sebelum “Islam, Yes, Partai Islam, No”: Lima Pekan yang Mengubah Nurcholish Madjid
Tumpukan surat kabar lama yang menguning
Iklan yang Menyamar Jadi Berita: Cara Belanda Merayu Kaum Terpelajar ke Lampung
Penari mengenakan busana tradisional Indonesia dalam sebuah pertunjukan
Sepuluh Klaim Budaya dalam Sepuluh Tahun: Bagaimana Indonesia Membalas
Bangunan bergaya kolonial Belanda di kawasan kota tua Jakarta
Dari 17.000 Orang Indo Melarat ke Partai Politik Pertama di Hindia Belanda