Kabinet Ali Sastroamijoyo I

Kamus Sejarah Indonesia -

Ilustrasi: Kamus Sejarah Indonesia. [Creator Cekricek.id]

Apa Itu Kabinet Ali Sastroamijoyo I?

Kabinet Ali Sastroamijoyo I adalah kabinet yang dibangun oleh dua koalisi PNI dan partai NU serta partai- partai kecil lainnya. Sementara itu Masyumi dan PSI berada di luar pemerintahan.

Dalam menjalankan program kerjanya, yang paling menonjol dari Kabinet Ali I ini adalah diselenggarakannya Konferensi Asia Afrika di Bandung pada 18-25 April 1955.

Dalam konferensi tersebut selain agenda utamanya adalah mendukung kemerdekaan bangsa-bangsa Asia Afrika yang masih terjajah dan Indonesia pada saat itu memiliki kepentingan untuk penuntasan masalah Irian Barat.

Selain itu, program kerja Kabinet Ali Sastroamijoyo yang lainnya antara lain adalah program pengindonesiaan perekonomian dan memberi kesempatan kepada pengusaha pribumi dan pelaksanaan sistem perekonomian Ali Baba yaitu kerja sama antara pengusaha pribumi dengan pengusaha keturunan Tionghoa dalam bidang perekonomian di Indonesia.

Kabinet ini berakhir pada tanggal 24 Juli 1955 ditandai dengan pengembalian mandatnya kepada Presiden.

Pengembalian mandat tersebut dilatarbelakangi oleh adanya penggantian KSAD (Komando Staf Angkatan Darat) yang masih berkaitan dengan peristiwa 17 Oktober 1952.

Kabinet Ali maunya KSAD tersebut adalah orang yang anti peristiwa 17 Oktober 1952 yaitu Bambang Utoyo namun petinggi TNI menolak dengan alasan bahwa tradisi TNI pengangkatan KSAD didasarkan pada senioritas dan kecakapan.

Referensi: Kamus Sejarah Indonesia.

Baca Juga

Deretan lampion merah tergantung di bangunan kelenteng
Rayap di Tiang 1771: Klenteng Tertua Semarang Bertahan dari Sumbangan Umat
Hamparan hutan hujan tropis terlihat dari udara
Sejarah Indonesia Masih Jarang Menempatkan Alam sebagai Pelaku
Mushaf Al-Quran terbuka di atas rehal di dalam masjid
Sebelum “Islam, Yes, Partai Islam, No”: Lima Pekan yang Mengubah Nurcholish Madjid
Tumpukan surat kabar lama yang menguning
Iklan yang Menyamar Jadi Berita: Cara Belanda Merayu Kaum Terpelajar ke Lampung
Penari mengenakan busana tradisional Indonesia dalam sebuah pertunjukan
Sepuluh Klaim Budaya dalam Sepuluh Tahun: Bagaimana Indonesia Membalas
Bangunan bergaya kolonial Belanda di kawasan kota tua Jakarta
Dari 17.000 Orang Indo Melarat ke Partai Politik Pertama di Hindia Belanda