Microsoft Raup 10 Miliar Dolar dari OpenAI dalam Satu Kuartal

A A

CEO Microsoft Satya Nadella. [Foto: Brian Smale dan Microsoft/Wikimedia Commons, CC BY-SA 4.0]

  • Microsoft meraup 10 miliar dolar AS dari OpenAI dalam satu kuartal.
  • Nilai itu setara hampir 11 persen dari total pendapatan Microsoft.
  • Pendapatan Azure melonjak 48 persen menjadi 33,17 miliar dolar AS.
  • Saham Microsoft naik 4 persen usai rilis kinerja.

Cekricek.id — Microsoft raup pendapatan 10 miliar dolar AS dari kerja sama komersial dengan OpenAI, termasuk pembagian pendapatan, dalam kuartal yang berakhir 30 September 2026.

Melansir laporan TechCrunch, Rabu (28/10/2026), angka itu terungkap dalam dokumen yang diserahkan Microsoft kepada regulator. Nilainya setara hampir 11 persen dari total pendapatan kuartalan Microsoft yang mencapai 92,3 miliar dolar AS.

Sepanjang tahun fiskal 2026, pendapatan Microsoft dari OpenAI mencapai 24,1 miliar dolar AS. Dengan laju kuartal terakhir, Microsoft berpotensi meraup 40 miliar dolar AS per tahun dari berbagai kesepakatan dengan pengembang ChatGPT tersebut.

Microsoft juga mencatat piutang dari OpenAI sebesar 7,2 miliar dolar AS per akhir September. Sementara itu, kepemilikan saham Microsoft di OpenAI turun dari sekitar 25 persen pada Juni menjadi 24 persen pada September.

Baca juga OpenAI Klaim Terobosan Matematika, Ilmuwan Protes Akses Dibatasi

Azure Melonjak 48 Persen

Mengutip CNBC, saham Microsoft naik 4 persen dalam perdagangan setelah jam bursa usai perusahaan melaporkan kinerja di atas perkiraan analis. Pendapatan tumbuh 19 persen, didorong bisnis komputasi awan Azure yang melonjak 48 persen menjadi 33,17 miliar dolar AS.

Ini pertama kalinya Microsoft mengungkap pendapatan Azure dalam nilai dolar. Laba bersih perusahaan naik menjadi 36,63 miliar dolar AS dari 27,75 miliar dolar AS setahun sebelumnya.

“Kami masih memiliki permintaan yang melebihi pasokan,” kata Kepala Keuangan Microsoft Amy Hood.

CEO Microsoft Satya Nadella menyebut jumlah pengguna asisten AI Microsoft 365 Copilot naik 50 persen dibandingkan kuartal sebelumnya. “Kami menghadirkan kemampuan, pilihan, kendali, dan efisiensi biaya yang lebih besar bagi pelanggan di seluruh lini layanan kami,” ujar Nadella dalam pernyataannya, seperti dikutip The Guardian.

Baca juga Saham Alphabet Anjlok 10 Persen, Meleset dari Target Wall Street

Kinerja Kuat di Tengah Tawaran Pesangon

Laporan kinerja ini muncul dua hari setelah Microsoft menawarkan pesangon sukarela kepada sekitar 60.000 karyawan, atau sekitar seperempat tenaga kerjanya. Perusahaan tengah berupaya menyeimbangkan belanja besar untuk AI dengan efisiensi modal.

Belanja modal Microsoft pada kuartal ini mencapai 45,2 miliar dolar AS, naik sekitar 30 persen dibandingkan tahun lalu. Hood menyebut perusahaan menargetkan belanja modal lebih dari 50 miliar dolar AS pada kuartal berikutnya.

Di sisi lain, penjualan perangkat dan lisensi Windows turun 22 persen akibat lonjakan biaya memori dan penyimpanan yang mendongkrak harga, ditambah lesunya permintaan PC.

Baca juga Microsoft Tawarkan Pesangon Sukarela kepada 60.000 Karyawan

Bagikan

Baca Juga

Peretas Bocorkan Data 40.000 Pegawai Keamanan Dalam Negeri AS
Saham Alphabet Anjlok 10 Persen, Meleset dari Target Wall Street
The Fed Tahan Suku Bunga Jelang Pemilu Sela AS Meski Inflasi Naik
Aplikasi Ponsel di Thailand Saring Remaja Berisiko Seks Pranikah
Free Fire Kembali ke India Empat Tahun Setelah Diblokir
Apple Rilis MacBook Layar Sentuh Pertama, Harga Mulai 2.899 Dolar