Soediro

Soediro adalah Wali Kota Jakarta periode 1953-1960. Pria kelahiran Yogyakarta pada 24 April 1911 ini dikenal sebagai sosok yang aktif, baik dalam organisasi maupun pemerintahan.

Soediro. [Foto: Istimewa]

Siapa Soediro?

Soediro adalah Wali Kota Jakarta periode 1953-1960. Pria kelahiran Yogyakarta pada 24 April 1911 ini dikenal sebagai sosok yang aktif, baik dalam organisasi maupun pemerintahan.

Pada masa pendudukan Jepang, ia menjadi inspektur Sekolah Balatentara Jepang di Plaju, Palembang dan pernah bekerja di Jawa Hokokai Jakarta sebagai pemimpin Barisan Pelopor.

Selain itu, ia juga pernah menjadi anggota KNIP, Residen, dan juga Wakil Residen. Karier Sudiro dalam pemerintahan, di awali dengan pengangkatannya sebagai Gubernur Sulawesi periode 1951-1953.

Kemudian ia diangkat sebagai Walikota Jakarta periode 1953-1960.

Ia membuat kebijakan pembagian wilayah Jakarta menjadi tiga kabupaten, yaitu Jakarta Utara, Jakarta Pusat, dan Jakarta Selatan. Kebijakan lainnya adalah pembentukan Rukun Tetangga (RT) dan Rukun Kampung (RK) yang kemudian menjadi Rukun Warga (RW).

Referensi: Kamus Sejarah Indonesia.

Baca Juga

Ilustrasi batu nisan kuno berukir sulur rapat di kompleks makam tua
Satu-satunya Nisan Bertulis di Lombok Menyebut Angka Tahun 1729
Ilustrasi dua buku terbuka di meja kayu perpustakaan
Guru Besar Bima dan Boyolali di Meja Bedah Metodologi Sejarah
Ilustrasi balok batu berprasasti dipotret kamera di atas tripod
Sisi Batu yang Tak Pernah Dibaca Akhirnya Terbuka Lewat Fotogrametri
Ilustrasi ruang pertemuan dengan kursi lipat dan meja bermikrofon
Usul Suksesi 1998 Ditolak Tanwir dan Jalan Amien Rais ke PAN
Deretan lampion merah tergantung di bangunan kelenteng
Rayap di Tiang 1771: Klenteng Tertua Semarang Bertahan dari Sumbangan Umat
Hamparan hutan hujan tropis terlihat dari udara
Sejarah Indonesia Masih Jarang Menempatkan Alam sebagai Pelaku