Cekricek.id — Synology memperkenalkan empat perangkat penyimpanan jaringan atau NAS terbaru dari seri DiskStation neo+. Perusahaan asal Taiwan itu menempatkan lini ini sebagai jalan tengah bagi pengguna yang harus menyeimbangkan anggaran dengan kebutuhan tenaga komputasi.
Dikutip dari TechRadar Pro, Minggu (9/8/2026), keempat model tersebut sudah tersedia melalui jalur distribusi global, meski Synology belum mengumumkan harga resminya.
Perangkat NAS pada dasarnya berupa kotak berisi beberapa cakram penyimpanan yang tersambung ke jaringan rumah atau kantor, sehingga berkas di dalamnya dapat diakses banyak perangkat sekaligus tanpa harus dititipkan ke layanan awan pihak ketiga. Kemampuan itu membuat NAS banyak dipakai untuk pencadangan berkas, pustaka media, sampai penyimpanan arsip kerja tim kecil.
Empat Ukuran, Dua Kelas Prosesor
Rentang lininya bergerak dari perangkat rumahan sampai kebutuhan kantor kecil. Model terbesar, DS1825neo+, menyediakan delapan bay untuk cakram penyimpanan. Di bawahnya ada DS1525neo+ dengan lima bay dan DS925neo+ dengan empat bay, sementara DS725neo+ menjadi pilihan paling ringkas dengan dua bay.
Perbedaan tenaga terletak pada prosesornya. DS725neo+ ditenagai AMD Ryzen R1600 yang membawa dua inti dan empat utas dengan kecepatan dasar 2,6 GHz serta kecepatan dorong hingga 3,1 GHz. Tiga model lainnya memakai AMD Ryzen V1500B dengan empat inti dan delapan utas pada kecepatan 2,2 GHz, konfigurasi yang lebih cocok untuk beban kerja paralel seperti melayani banyak pengguna sekaligus.
Memori Kecil yang Bisa Ditumbuhkan
Seluruh model dikirim dengan memori 4GB dan dapat ditingkatkan sampai 32GB. Pilihan memulai dari kapasitas kecil itu bukan kebetulan, melainkan jawaban atas gejolak harga memori yang belakangan menekan seluruh industri perangkat keras.
“Model desktop tetap menjadi jantung ekosistem NAS kami. Ketika dinamika pasar memori bergeser, seri neo+ menegaskan kembali komitmen kami pada keterjangkauan, memberi pelanggan kebebasan menyesuaikan perangkat keras dengan anggaran mereka saat ini sekaligus pertumbuhan kebutuhan di kemudian hari,” kata Bie-I Chu, Executive Vice President Synology NAS Group.
Baca juga: SK hynix Gelontorkan Investasi Besar demi Memori AI
Jaringan 2,5GbE dan Opsi Sampai 25GbE
Dari sisi konektivitas, seluruh model neo+ sudah membawa antarmuka jaringan 2,5GbE sebagai bawaan, meninggalkan standar gigabit yang selama bertahun-tahun menjadi batas kecepatan perangkat NAS kelas rumahan.
Dua model teratas, DS1825neo+ dan DS1525neo+, menyediakan ruang tambahan lewat slot PCIe 3.0 yang dapat diisi kartu jaringan opsional berkecepatan 10GbE atau bahkan 25GbE. Opsi itu membuka jalan bagi pengguna yang memindahkan berkas berukuran besar, misalnya rumah produksi video, untuk meningkatkan kecepatan tanpa harus mengganti seluruh perangkat.
Dengan menempatkan memori dan jaringan sebagai komponen yang bisa ditingkatkan belakangan, Synology memberi ruang bagi pembeli untuk menekan biaya awal, lalu menambah kemampuan perangkat ketika kebutuhan penyimpanan mereka benar-benar tumbuh.
Baca juga: Samsung Usung Pusat Data Terapung Berkapasitas 50 MW di Texas
Baca juga: Kevin Mitnick, Peretas Terkenal AS, Meninggal Dunia pada Usia 59 Tahun




















