Akademi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (Akabri)

Kamus Sejarah Indonesia -

Ilustrasi: Kamus Sejarah Indonesia. [Creator Cekricek.id]

Apa Itu Akademi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (Akabri)?

Akademi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (Akabri) adalah akademi untuk calon TNI. Pada 16 Desember 1965 seluruh Akademi Angkatan (AMN, AAL, AAU dan AAK) diintegrasikan menjadi Akademi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (AKABRI). Pada 29 Januari 1967 AKABRI Bagian Umum diresmikan.

Peresmian AKABRI bagian umum tersebut merupakan permulaan tahun akademi dan sekaligus merupakan integrasi tahap pertama di antara akademi-akademi ABRI yang sebelumnya berdiri sendiri- sendiri.

AKABRI bagian umum merupakan lembaga pendidikan awal bagi taruna-taruna AKABRI bagian-bagian Darat, Laut, Udara dan Kepolisian pada tahun pertama akademi.

Pada tahun kedua hingga keempat, para taruna kemudian belajar di akademi masing-masing.

Menjelang masa pelantikan, para taruna yang lulus disatukan kembali dalam satu program Integrasi Taruna Wreda atau Sitarda, yaitu suatu program pengabdian kepada masyarakat.

AKABRI Umum dan Akabri Bagian Darat berpusat di Magelang, AKABRI Bagian Laut di Surabaya, AKABRI Bagian Udara di Yogyakarta dan AKABRI Bagian Kepolisian di Sukabumi.

Referensi: Kamus Sejarah Indonesia.

Baca Juga

Deretan lampion merah tergantung di bangunan kelenteng
Rayap di Tiang 1771: Klenteng Tertua Semarang Bertahan dari Sumbangan Umat
Hamparan hutan hujan tropis terlihat dari udara
Sejarah Indonesia Masih Jarang Menempatkan Alam sebagai Pelaku
Mushaf Al-Quran terbuka di atas rehal di dalam masjid
Sebelum “Islam, Yes, Partai Islam, No”: Lima Pekan yang Mengubah Nurcholish Madjid
Tumpukan surat kabar lama yang menguning
Iklan yang Menyamar Jadi Berita: Cara Belanda Merayu Kaum Terpelajar ke Lampung
Penari mengenakan busana tradisional Indonesia dalam sebuah pertunjukan
Sepuluh Klaim Budaya dalam Sepuluh Tahun: Bagaimana Indonesia Membalas
Bangunan bergaya kolonial Belanda di kawasan kota tua Jakarta
Dari 17.000 Orang Indo Melarat ke Partai Politik Pertama di Hindia Belanda