Diniyyah Putri

A A

Ilustrasi: Kamus Sejarah Indonesia. [Creator Cekricek.id]

Apa itu Diniyyah Putri?

Diniyyah Putri adalah Perguruan khusus Putri yang dirintis oleh Zainuddin Labay dan kemudian dilanjutkan oleh Rahmah El-Yunusiah.

Perguruan Diniyyah Putri pada awal berdirinya disebut Sekolah “Al-Madrasah Lil Banat” artinya sekolah khusus untuk anak perempuan.

Pada zaman Belanda perguruan ini dikenal juga dengan sebutan “Diniyyah School Putri”. Masyarakat Padang Panjang menyebutnya dengan “Sekolah Etek Amah” atau “Sekolah Menyesal”.

Penamaan ini berdasarkan rasa penyesalan tidak belajar pada masa lampau, sehingga tidak tahu tulis baca. Sekolah “Al-Madrasah Lil Banat” ini berdiri pada 1 November 1923 dengan jumlah murid putri 71 orang.

Referensi: Kamus Sejarah Indonesia.

Bagikan

Baca Juga

Wong Kalang dan Samin, Dua Tafsir Asal Usul Orang Bojonegoro
Suku Sakai di Mandau, Sudah Sampai Kampus tapi Belum Sejahtera
Carok Madura, dari Tanah Kapur sampai Pemilihan Kepala Desa
Dari Kerusuhan Suwawa 1849 sampai Perebutan Kekuasaan Gorontalo 1942
A.H. Nijland Menyuntik Dirinya Sendiri Sebelum Menyuntik Jawa
Enam Belas Peti Buku Bung Hatta ke Boven Digul