Jakarta Informal Meeting

A A

Ilustrasi: Kamus Sejarah Indonesia. [Creator Cekricek.id]

Apa Itu Jakarta Informal Meeting?

Jakarta Informal Meeting adalah Upaya Indonesia dan negara-negara Asia Tenggara lainnya dalam menyelesaikan permasalahan konflik politik antar faksi-faksi di Kamboja (rekonsiliasi). Jakarta Informal Meeting berlangsung di Bogor pada 25-28 Juli 1988.

Pertemuan ini dihadiri oleh negara anggota ASEAN, di antaranya, Indonesia, Malaysia, Brunie Darussalam, Singapura dan Thailand. Selain itu pertemuan juga di hadiri oleh Laos, Vietnam dan empat faksi di Kamboja, yakni PRK (People Republic of Kampuchea) pimpinan Hun Sen, DK (Democratic Kampuchea) pimpinan Khieu Samphan, KPNLF pimpinan Son San dan FUNCINPEC pimpinan Renariddh. Dalam Jakarta Informal Meeting dicapai beberapa kesepakatan, di antaranya:

  1. segera menghentikan penderitaan rakyat Kamboja,
  2. membentuk negara Kamboja yang bebas dan berdaulat, netral dan nonblok,
  3. membentuk Pemerintahan Rekonsiliasi Nasional.

Referensi: Kamus Sejarah Indonesia.

Bagikan

Baca Juga

Lowalangi, Nama Dewa Nias yang Kini Disebut dalam Doa Kristen
Prabu Siliwangi di Hulu Citarum, Tapa yang Dibaca sebagai Islam
Polahi Gorontalo, Pelarian Pajak Kolonial yang Masih Terpinggir
Wong Kalang dan Samin, Dua Tafsir Asal Usul Orang Bojonegoro
Suku Sakai di Mandau, Sudah Sampai Kampus tapi Belum Sejahtera
Carok Madura, dari Tanah Kapur sampai Pemilihan Kepala Desa