Perjanjian Persahabatan RI dengan Persekutuan Tanah Melayu

Kamus Sejarah Indonesia -

Ilustrasi: Kamus Sejarah Indonesia. [Creator Cekricek.id]

Apa Itu Perjanjian Persahabatan RI dengan Persekutuan Tanah Melayu?

Perjanjian Persahabatan RI dengan Persekutuan Tanah Melayu adalah perjanjian persahabatan antara Republik Indonesia dengan Persekutuan Tanah Melayu dilaksanakan pada 17 April 1959.

Perjanjian ini dihadiri oleh Perdana Menteri Indonesia, Djuanda dan Perdana Menteri Dato Abdul Rozak sebagai perwakilan dari persekutuan Tanah Melayu.

Perjanjian ini dilakukan karena persekutuan Tanah Melayu merupakan negara tetangga yang berbatasan paling dekat dengan Republik Indonesia dan melihat persamaan pencapaian kemerdekaan yang tidak mudah dan dalam kondisi sedang menyusun rumah tangga masing-masing.

Selain itu juga dikarenakan keturunan yang sama dan memiliki bahasa yang sama, begitupun dengan dunia perdagangan sama-sama penghasil karet dan timah.

Dengan perjanjian ini, meskipun Persekutuan Tanah Melayu tidak ikut serta dalam Konperensi Asia-Afrika di Bandung pada 1955, tetapi perjanjian Persekutuan Tanah Melayu ini menunjukkan nilai tinggi asas-asas konferensi tersebut.

Referensi: Kamus Sejarah Indonesia.

Baca Juga

Deretan lampion merah tergantung di bangunan kelenteng
Rayap di Tiang 1771: Klenteng Tertua Semarang Bertahan dari Sumbangan Umat
Hamparan hutan hujan tropis terlihat dari udara
Sejarah Indonesia Masih Jarang Menempatkan Alam sebagai Pelaku
Mushaf Al-Quran terbuka di atas rehal di dalam masjid
Sebelum “Islam, Yes, Partai Islam, No”: Lima Pekan yang Mengubah Nurcholish Madjid
Tumpukan surat kabar lama yang menguning
Iklan yang Menyamar Jadi Berita: Cara Belanda Merayu Kaum Terpelajar ke Lampung
Penari mengenakan busana tradisional Indonesia dalam sebuah pertunjukan
Sepuluh Klaim Budaya dalam Sepuluh Tahun: Bagaimana Indonesia Membalas
Bangunan bergaya kolonial Belanda di kawasan kota tua Jakarta
Dari 17.000 Orang Indo Melarat ke Partai Politik Pertama di Hindia Belanda